Uncategorized
Belasan Kasus Baru HIV/AIDS di Gunungkidul Pada Triwulan Pertama
Wonosari,(pidjar.com)– Upaya pencegahan dan penanganan kasus HIV/Aids dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Mulai dari program deteksi dini, pengobatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor dilakukan menekan laju penularan sekaligus meningkatkan kualitas hidup Orang Dengan HIV (ODHIV).
Di Gunungkidul sendiri, saat ini tercatat kasus HIV/AIDS telah mencapai ratusan penderita. Dari jumlah tersebut, belasan diantaranya merupakan kasus baru yang terjadi pada periode triwulan pertama pada tahun 2026 ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono mengungkapkan, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah sebagai deteksi dini dan penanganan pada temuan kasus HIV/Aids.
Program yang dilakukan mulai dari penguatan program HIV di seluruh puskesmas. Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul telah memberikan penguatan kapasitas kepada petugas konselor di 30 puskesmas guna meningkatkan layanan edukasi, konseling, dan pendampingan bagi masyarakat.
Selain itu, pasangan calon pengantin akan ditawari untuk menjalani pemeriksaan HIV melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini sekaligus mencegah penularan HIV dalam lingkungan keluarga.
“Langkah ini sebagai upaya deteksi dini. Selain itu Puskesmas juga rutin melakukan skrining ke lingkungan kelompok rentan,” ucap Ismono.
Dinas Kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap pasien HIV yang menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan. Pemantauan dilakukan untuk meminimalkan risiko putus obat serta memastikan efektivitas terapi melalui pemeriksaan viral load secara berkala, baik bagi pasien baru maupun pasien lama.
“Petugas rutin memantau kondisi dan perkembangan penderita agar tidak putus obat,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 805 kasus HIV dan 336 kasus AIDS secara kumulatif. Sementara selama periode Januari hingga Maret 2026 ditemukan 13 kasus baru HIV dan lima kasus baru AIDS.
“Data untuk triwulan kedua masih dalam proses validasi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit menular, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyelenggarakan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS serta Penyakit Menular Lainnya. Forum tersebut menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk memperkuat penanggulangan HIV/AIDS secara lebih terpadu.
“Melalui forum tersebut, kami mendorong integrasi kebijakan dan dukungan anggaran mulai dari tingkat kabupaten hingga kalurahan. Selain itu, intervensi berbasis data dan keterlibatan sektor swasta melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) juga menjadi bagian dari strategi percepatan penanggulangan HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya,” tandas dia.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul, Wanda Abrar mengatakan, faktor yang mempengaruhi penyakit ini pun beragam. Perilaku gonta ganti pasangan, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dan lain sebagainya.
“Justru mayoritas penderita penyakit ini kalau di Gunungkidul di dominasi oleh kaum laki-laki, menularkan ke perempuan,” ucap Wanda Abrar.
Menurutnya berdasarkan hasil skrining yang dilakukan dari jumlah kumulatif kasus HIV/Aids di Gunungkidul ratusan terdeteksi akibat perilaku laki-laki seks laki-laki (LSL).
“Ada 111 kasus yang terdeteksi karena LSL ini,” terang dia.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized6 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Budaya16 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
