Peristiwa
Terhempas Bebatuan di Dasar Tegalan, Pemotor Alami Luka Mengerikan di Wajah dan Bola Mata
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua orang pesepeda motor mengalami kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Tepus-Jepitu, Kecamatan Tepus pada Kamis (28/11/2019) petang tadi. Akibat kejadian tersebut, seorang korban diantaranya mengalami luka yang bisa dibilang sangat mengerikan. Sumit (25) warga Ngebrak Barat, Desa Semanu, Kecamatan Semanu mengalami luka menganga di bagian kepala, khususnya di bagian wajah dan mata. Korban sendiri lantas dilarikan ke RSUD Wonosari guna mendapatkan perawatan medis.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Bermula saat Haryono (46) warga Padukuhan Ngebrak Barat, Desa Semanu Kecamatan Semanu bersama dengan Sumit (25) berkendara menggunakan sepeda motor jenis RX King bernopol R 5008 KD. Haryono sendiri memicu kendaraannya dengan kecepatan yang cukup tinggi.
“Keduanya berboncengan dari arah selatan menuju utara. Memang saat itu sepeda motor dipacu dengan kencang,” ungkap Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim, saat dikonfirmasi Kamis malam.
Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan tajam. Mendadak pengendara motor tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Sepeda motor tersebut justru keluar jalur. Haryono yang berusaha mengendalikan kembali kendaraannya tak kuasa lantaran kejadian memang sangat cepat. Motor yang terus melaju tak terkendali itu lantas terjun ke tegalan.
“Kejadian ini diduga dipicu lantaran pengendara tidak menguasai medan,” imbuh Kapolsek.

Meski tak terlalu dalam, hanya berkisar 2 meter saja, namun tegalan tempat kedua pemotor tersebut jatuh memang cukup curam. Di tegalan tersebut juga terdapat bebatuan tajam. Alhasil, baik Haryono maupun Sumit kemudian jatuh terpental ke bebatuan di dasar tegalan.
Akibatnya sendiri cukup fatal, terutama bagi Sumit. Ia mengalami cedera sangat parah pada bagian kepala. Sejumlah luka menganga dapat terlihat kasat mata. Tak hanya itu, bola mata yang bersangkutan juga mengalami luka. Sementara nasib berbeda dialami oleh Haryono yang hanya mengalami luka ringan.
“Pembonceng mengalami luka berat terutama di bagian wajah dan mata dan kemudian dilarikan ke RSUD Wonosari,” beber AKP Mustaqim.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
