fbpx
Connect with us

Peristiwa

Disapu Angin Kencang, Delapan Lapak di Girisekar Porak Poranda

Diterbitkan

pada

BDG

Panggang,(pidjar.com)– Delapan lapak jualan warga di Rest Area Bulusari Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, porak poranda setelah diterjang angin puting beliung pada Rabu (01/03/2023) siang tadi. Masih berpotensinya terjadi cuaca ekstrim, masyarakat dihimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan khususnya saat datangnya hujan.

Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dari informasi warga, sebelum angin puting beliung menerjang diawali dengan hujan lebat disertai angin sekitar pukul 13.00 WIB. Tak berselang lama, hembusan angin kencang mulai datang dari arah barat.

“Angin puting beliung menerjang bangunan kamar mandi di rest area terlebih dahulu,” kata Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa, Rabu (01/03/2023) saat dikonfirmasi.

Berita Lainnya  Pulang Habis Ambil Uang di Bank, PNS Jadi Korban Pencurian Pecah Kaca

Tak berhenti disitu, angin puting beliung kemudian menerjang pos penjagaan rest area dan berlanjut ke lapak jualan warga di kawasan rest area. Kerangka bangunan lapak jualan warga pun porak poranda seteah diterjang angin puting beliung tersebut. Dari pendataan yang dilakukan, tercatat sebanyak delapan lapak jualan warga mengalami kerusakan yang mana empat diantaranya roboh.

“Dua lapak rusak ringan, dua lapak rusak sedang, dan empat lapak roboh. Selain itu satu unit bangunan kamar madi dan pos penjagaan rusak sedang di bagian atap,” imbuhnya.

Lurah Girisekar, Sutarpan, menyampaikan jika saat ini warga dengan bergotong royong sudah merapikan puing-puing bangunan lapak yang roboh. Menurutnya, konstruksi bangunan yang tidak permanen membuat atap ataupun tiang bangunan mudah terbawa angin kencang. Rencananya, ketika nantinya cuaca sudah membaik warga terdampak akan kembali berdagang di tempat semula.

Berita Lainnya  Bentangkan Spanduk Pilih Ganjar Saat Jokowi Melintas, Seorang Warga Gunungkidul Jadi Korban Kekerasan

“Sudah dibersihkan sudah dirapikan tadi gotong royong warga, ya itu kan bangunannya tidak permanen jadi tidak tahan kalau ada angin kencang,” terangnya.

Selasa (28/02/2023) kemarin hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di wilayah Gunungkidul dengan durasi yang lumayan lama. Selain genangan air terjadi di sejumlah titik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul juga mendapatkan laporan terkait dengan musibah angina kencang yang terjadi di Padukuhan Bendo, Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong.

“Ada 6 rumah milik warga setempat yang mengalami kerusakan akibat angin kencang ini. Kerusakan didominasi di bagian atap, untuk kemarin sudah dilakukan assessment dan dilakukan penanganan baik oleh pemilik dibantu warga sekitar dan relawan yang ada,” ujar Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono.

Purwono juga menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrim. Himbauan tersebut dikhususkan bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana guna menghindari hal yang tak diingnkan.

Berita Lainnya  Cerita Tragis Tragedi Kandang Ayam Maut, Aksi Heroik Sugiran Yang Korbankan Nyawa Untuk Selamatkan Istri

“Ketika ada cuaca ekstrim sseperti hujan lebat agar masyarakat segera berlindung ke tempat yang lebih aman dan juga menjaga semangat gotong royong dalam penanganan kejadian bencana,” pungkas Purwono.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler