Peristiwa
Disapu Angin Kencang, Delapan Lapak di Girisekar Porak Poranda
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Delapan lapak jualan warga di Rest Area Bulusari Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang, porak poranda setelah diterjang angin puting beliung pada Rabu (01/03/2023) siang tadi. Masih berpotensinya terjadi cuaca ekstrim, masyarakat dihimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan khususnya saat datangnya hujan.
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dari informasi warga, sebelum angin puting beliung menerjang diawali dengan hujan lebat disertai angin sekitar pukul 13.00 WIB. Tak berselang lama, hembusan angin kencang mulai datang dari arah barat.
“Angin puting beliung menerjang bangunan kamar mandi di rest area terlebih dahulu,” kata Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa, Rabu (01/03/2023) saat dikonfirmasi.
Tak berhenti disitu, angin puting beliung kemudian menerjang pos penjagaan rest area dan berlanjut ke lapak jualan warga di kawasan rest area. Kerangka bangunan lapak jualan warga pun porak poranda seteah diterjang angin puting beliung tersebut. Dari pendataan yang dilakukan, tercatat sebanyak delapan lapak jualan warga mengalami kerusakan yang mana empat diantaranya roboh.
“Dua lapak rusak ringan, dua lapak rusak sedang, dan empat lapak roboh. Selain itu satu unit bangunan kamar madi dan pos penjagaan rusak sedang di bagian atap,” imbuhnya.

Lurah Girisekar, Sutarpan, menyampaikan jika saat ini warga dengan bergotong royong sudah merapikan puing-puing bangunan lapak yang roboh. Menurutnya, konstruksi bangunan yang tidak permanen membuat atap ataupun tiang bangunan mudah terbawa angin kencang. Rencananya, ketika nantinya cuaca sudah membaik warga terdampak akan kembali berdagang di tempat semula.
“Sudah dibersihkan sudah dirapikan tadi gotong royong warga, ya itu kan bangunannya tidak permanen jadi tidak tahan kalau ada angin kencang,” terangnya.
Selasa (28/02/2023) kemarin hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di wilayah Gunungkidul dengan durasi yang lumayan lama. Selain genangan air terjadi di sejumlah titik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul juga mendapatkan laporan terkait dengan musibah angina kencang yang terjadi di Padukuhan Bendo, Kalurahan Kenteng, Kapanewon Ponjong.
“Ada 6 rumah milik warga setempat yang mengalami kerusakan akibat angin kencang ini. Kerusakan didominasi di bagian atap, untuk kemarin sudah dilakukan assessment dan dilakukan penanganan baik oleh pemilik dibantu warga sekitar dan relawan yang ada,” ujar Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono.
Purwono juga menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrim. Himbauan tersebut dikhususkan bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana guna menghindari hal yang tak diingnkan.
“Ketika ada cuaca ekstrim sseperti hujan lebat agar masyarakat segera berlindung ke tempat yang lebih aman dan juga menjaga semangat gotong royong dalam penanganan kejadian bencana,” pungkas Purwono.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
