Politik
Terima Hasil Rekap KPU, Sutrisna-Ardi Pastikan Tak Gugat ke MK
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar KPU Gunungkidul pada Selasa (15/12/2020) telah dilangsungkan oleh KPU Gunungkidul. Hasilnya, Pasangan nomor urut 4, Sunaryanta-Heri Susanto ditetapkan unggul dalam Pilkada Gunungkidul 2020.
Pasca Rapat Pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten ini, pasangan calon bupati dari nomor urut 1, Sutrisna-Mahmud Ardi Widanto langsung merespon cepat. Pasangan yang meraup suara terbanyak kedua ini langsunng memberikan ucapan selamat kepada pasangan Sunaryanta-Heri Susanto. Pada kesempatan ini, Sutrisna-Ardi juga menyatakan menerima hasil KPU dan tak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Dari rilis yang disampaikan kepada awak media, Sutrisna memberikan ucapan selamat kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Sunaryanta-Heri Susanto. Di mana paslon tersebut memenangi kontestasi Pilkada Gunungkidul dengan perolehan 155.878 suara.
“Keluarga Besar Kadhung Trisna telah bekerja dengan baik, tapi Allah SWT punya rencana yang berbeda. Oleh karena itu, sejalan dengan hasil KPU, kami mengucapkan selamat kepada Bupati Gunungkidul terpilih. Semoga amanah dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” ungkap Sutrisna melalui rilis pers, Selasa.
Sutrisna juga menanggapi terkait pemberitaan di media online bahwa Pasangan Kadhung Trisna tidak sepakat atas hasil keputusan KPU. Sutrisna menyatakan pemberitaan tersebut kurang tepat. Dalam setiap statemen publik maupun rilis pers, pihaknya selalu menyatakan untuk menunggu dan menghormati sepenuhnya hasil keputusan KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

“Oleh karena itu, kepada segenap anggota tim, relawan, pemilih Kadhung Trisna, maupun media dan masyarakat Gunungkidul secara keseluruhan, saya mengucapkan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya,” sambung Sutrisna.
Ia menyebut bahwa masih ada banyak jalan yang bisa dilakukan bersama untuk memajukan Gunungkidul. Prof. Sutrisna Wibawa menegaskan akan tetap berkiprah memajukan Gunungkidul melalui dunia pendidikan dan sosial budaya, baik sebagai pengajar, konsultan, maupun praktisi.
“Saya juga akan terus aktif melalui Yayasan Marto Hadi Wisroyo dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” ungkap Sutrisna.
Ditambahkannya, segenap komponen Tim dan Relawan Kadhung Trisna diakui telah berjuang untuk memenangkan kontestasi dan membawa visi Harapan Baru Gunungkidul Maju. Kendati demikian, masyarakat Gunungkidul telah berkehendak lain. Hasil Pilkada Gunungkidul menetapkan pihaknya hanya berada di urutan kedua dengan 144.012 suara.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dan berterima kasih kepada keluarga besar Kadhung Trisna. Mulai dari Tim Pemenangan, Partai Koalisi serta Partai Non-Parlemen, relawan, hingga simpatisan dari berbagai kelompok dan tokoh masyarakat. Para pendukung ini telah setia siang malam mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk bersilaturahmi kepada masyarakat di 1.428 padukuhan di seluruh penjuru Gunungkidul untuk memperkenalkan misi besar Harapan Baru Gunungkidul Maju.
“Sebuah kehormatan bagi kami untuk dipercaya dan menjalani rangkaian Pilkada sejauh ini. Terima kasih kepada PAN, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP, Berkarya, dan seluruh tim, relawan, simpatisan, yang seluruhnya sudah bekerja keras,” lanjut dia.
Dalam mengenalkan visi Harapan Baru Gunungkidul Maju dan mengikuti seluruh rangkaian Pilkada, keluarga besar Kadhung Trisna selalu bekerja dengan baik, santun, cerdas, dan berusaha tidak menyinggung pihak mana pun. Hal ini sesuai dengan jargon Kadhung Trisna yang mengedepankan kecintaan kepada sesama.
“Karena bagi keluarga Kadhung Trisna, seribu teman masih kurang, satu musuh terlalu banyak,” ungkap dia.
Sementara kepada 144 ribu pemilih, Calon Wakil Bupati, Mahmud Ardi juga menyatakan bahwa pasangan Kadhung Trisna mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kepercayaan dan suara kepada pasangan Kadhung Trisna adalah sebuah kehormatan yang sangat berarti untuk pihaknya.
“Insya Allah, 144.012 pemilih dan seluruh warga masyarakat Gunungkidul di mana pun berada adalah modal sosial untuk terus menjalin persaudaraan dan amal jariyah untuk bersama memajukan Gunungkidul lewat jalan kita masing-masing,” lanjut Ardi.
Mahmud Ardi Widanto sebagai pengusaha dan politisi muda, juga akan terus melanjutkan kiprahnya dalam membuka lapangan kerja dan menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Saya akan terus hadir untuk Gunungkidul. Saya bisa ditemui kapanpun di Madusari Wonosari (rumah dan tabon Ardi),” sambungnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized3 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
