Peristiwa
Terlempar Hingga ke Pekarangan Warga, Remaja Tewas Mengenaskan
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Gading-Karangtengah pada Rabu (17/03/2021) malam kemarin. Seorang remaja bernama, Jalauddin Rahmat Albahari (18) warga Padukuhan Klepu, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus tewas usai sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal. Korban sendiri mengalami sejumlah luka lantaran sempat terpental dari kendaraan yang saat kejadian dipacu dengan kecepatan cukup tinggi.
Informasi yang berhasil dihimpun, insiden yang meminta korban jiwa ini berawal ketika korban berkendara dari arah Gari menuju Gading menggunakan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AB 2293 HM. Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di Padukuhan Gading IX, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, korban tak mampu mengendalikan kendaraannya. Diduga, korban kaget dengan kondisi jalan yang menikung ke kanan.
Sepeda motor yang dipacu dengan kecepatan cukup tinggi ini kemudian oleng. Motor terus melaju hingga keluar dari bahu jalan tanpa bisa dikendalikan oleh Jalauddin. Pemuda naas bersama motornya ini lantas terperosok ke pekarangan warga.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, korban sempat terpental dari kendaraannya dan membentur tanah dan bebatuan yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah warga yang berdatangan ke lokasi kejadian lantas memberikan pertolongan. Korban lalu dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.
“Saat dilarikan ke rumah sakit, korban masih dalam kondisi sadar meski mengalami sejumlah luka,” papar AKP Hajar, Kamis (18/03/2021).
Ia menambahkan, akibat kecelakaan ini, korban mengalami luka patah terbuka pada lengan kirinya. Selain itu, pada dahi kanan dan mata sebelah kanannya juga mengalami lebam. Selama beberapa waktu, remaja ini sempat mendapatkan perawatan medis di RS Nur Rohmah Gading. Namun, kondisinya lalu berangsur-angsur memburuk.
“Sekitar pukul 22.00 WIB, dari keluarga memberikan informasi bahwa korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Atas peristiwa ini, pihaknya menghimbau masyarakat selalu berhati-hati saat mengendarai kendaraan. Terlebih jika belum hafal medan dan berkendara dalam kondisi malam dengan penerangan kurang.
“Konsentrasi berlalu lintas sangat penting dilakukan, apalagi kalau malam hari dan belum hafal medan,” tandasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized5 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
