Peristiwa
Dua Kali Tertangkap Curi Pakaian Dalam Wanita, Pria Tengah Baya Nyaris Dihakimi Warga
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–S (34) warga Padukuhan Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu nyaris menjadi bulan-bulanan massa. Akhir pekan silam, pria yang belum lama pulang merantau dari Bogor, Jawa Barat ini tertangkap basah saat melakukan pencurian pakaian dalam perempuan milik tetangga-tetangganya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, penangkapan S berawal dari keresahan warga Padukuhan Jati yang banyak kehilangan pakaian dalam wanita. Kecurigaan warga kemudian tertuju kepada S. Hal ini lantaran setahun yang lalu, ia juga didapati melakukan pencurian pakaian dalam miliki para tetangganya. Saat itu, S telah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Lantaran tak ada bukti, sejumlah warga lantas berusaha menjebak pelaku. Melalui sebuah grup pada platform whatsapp, mereka berkoordinasi dalam melakukan penjebakan ini. Salah satu warga perempuan yang bernama Ibah memancing S dengan menata sejumlah pakaian dalam bekasnya di jemuran belakang rumahnya.
Kala itu, rumah Ibah sepi lantaran semua keluarganya sedang ikut pengajian. Hanya, di dalam rumah ia duduk sendirian. Tak lama berselang, tepatnya pukul 20.30 WIB, datang seseorang yang mendekati jemuran tersebut.
Sesuai dengan perkiraan warga, pria itu lalu mengambil sejumlah pakaian dalam milik Ibah. Sementara, di lokasi tersebut sudah ada beberapa pemuda karangtaruna yang berjaga dan mengawasi. Sadar buruannya tengah beraksi, Ibah lantas berteriak-teriak meminta pertolongan. Warga lantas berhamburan menuju ke lokasi rumah Ibas. Namun saat itu, pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang di kegelapan malam.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi menuturkan, warga yang tak kurang akal kemudian datang ke rumah S. Pelaku kemudian digiring ke balai padukuhan setempat dan meminta keterangannya. Meski sempat berkelit, namun S kemudian mengakui perbuatannya.
“Pelaku sudah mengakui perbuatannya, barang curiannya ini dimasukan ke WC. Entah apa motifnya,” terang AKP Ahmad, Kamis (18/03/2021).
Suasana sendiri sempat memanas. Warga yang kesal sempat hampir menghakimi S. Tindakannya ini dinilai sudah sangat meresahkan para tetangganya, khususnya kaum perempuan. Beruntung kemudian hal ini bisa diredam oleh beberapa tokoh masyarakat setempat.
AKP Ahmad mengatakan, warga sendiri memilih untuk tidak melaporkan insiden ini kepada kepolisian. Warga bersama tokoh masyarakat setempat memilih untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
“Masalahnya sudah selesai secara kekeluargaan pada malam itu juga,” kata dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
