Pemerintahan
Termotivasi Kesuksesan Transmigran Terdahulu, Minat Warga Tinggalkan Gunungkidul Masih Tinggi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Minat warga Gunungkidul untuk meninggalkan Bumi Handayani sebagai transmigran masih cukup tinggi. Hal ini ditunjukan dengan masih banyaknya jumlah warga yang berangkat ke luar jawa untuk mengadu nasib dengan harapan mendapat kesuksesan di luar sana.
Kepala Bidang Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Wahid mengatakan, selama ini minat masyarakat Gunungkidul untuk melakukan transmigrasi masih sangat tinggi. Setiap tahunnya selalu ada warga mendaftarkan diri untuk ikut program ini, hanya saja kuotanya memang dibatasi.
“Masih banyak yang minat ikut transmigrasi karena mereka termotivasi dengan kesuksesan warga lain yang ikut program ini. Mayoritas mereka membidik daerah Mamuju tengah dan Bulungan,” ujar Wahid, Kamis (25/02/2020).
Ia menambahkan, untuk tahun ini Gunungkidul mendapatkan kuota sebabyak 10 Kepala Keluarga (KK) untuk diberangkatkan sebagai transmigran ke luar Pulau Jawa. Namun demikian, saat ini pihaknya masih dalam tahapan koordinasi dengan Pemda DIY terkait dengan transmigrasi dan teknis kedepan.
Berdasarkan surat dari provinsi, Gunungkidul mendapatkan kuota untuk pemberangkatan 10 KK. Hanya saja kuota tersebut belum diketahui secara detail di kabupaten atau daerah mana saja yang dibuka untuk para calon transigran ini.
“Sudah dapat kuotanya sebanyak 10 KK. Tapi untuk detail daerah tujuan belum diketahui,” Wahid.
Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya surat tersebut pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemda DIY untuk membahas terkait waktu pendaftaran.
“Belum tahu teknisnya kedepan bagaimana kita tunggu instruksi dan hasil koordinasi selanjutnya,” tambah dia.
Nantinya, jika sudah ada kejelasan maka hal itu akan dibarengi dengan sosialisasi di beberapa Kalurahan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi terkait dengan program transmigrasi, sehingga kuota yang tersedia dapat terpenuhi.
“Tahun 2020 lalu kita juga dapat kuota. Namun karena adanya pandemi maka tidak digunakan, untuk kuota 2021 ini kami juga tidak tahu apakah realisasi 2020 atau bukan,” jelas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
