Peristiwa
Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Jalan Wonosari Jogja, Pasangan Suami Istri Dilarikan ke Rumah Sakit
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib malang harus dialami oleh pasangan suami istri asal Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Mereka harus dilarikan ke Rumah Sakit Nur Rohmah akibat luka-luka yang dideritanya usai mengalami insiden ketika melintas di Jalan Wonosari-Jogja pada Sabtu (10/11/2018) siang. Tepatnya di depan Lapangan Desa Bandung, Kecamatan Palayen, sepeda motor yang ditumpangi oleh Subroto (52) dan Wiji Astuti (45) tertimpa pohon tumbang. Beruntung keduanya terhindar dari maut dan hanya mengalami luka-luka saja akibat kejadian ini.
Kanit Lantas Polsek Playen Ipda Sunyoto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Bermula ketika di tengah hujan yang cukup lebat, melaju sebuah sepeda motor jenis Honda bernopol AB 2101 NH dari arah Wonosari menuju Yogyakarta. Ia yang berboncengan dengan istrinya bermaksud kembali ke Jogja usai menjenguk anaknya yang menempuh studi di Pondok Pesantren di Kecamatan Tepus.
Apesnya, saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba berhembus angin yang cukup kencang. Tanpa disangka, tiba-tiba sebuah pohon jenis Flamboyan yang tumbuh di pinggir jalan tumbang. Apesnya, pohon itu tumbang mengarah pada Subroto dan Wiji. Subroto yang kaget lantas berusaha menghindar. Upaya ini tak sepenuhnya berhasil, sepeda motornya tetap tertimpa pohon tersebut.

Pohon yang tumbang melintang sehingga sempat membuat jalur Wonosari-Jogja ditutup total
Akibatnya, sepeda motor tersebut oleng dan mengakibatkan pasangan suami istri ini terjatuh di jalanan. Warga serta pengguna jalan yang kebetulan tengah berada di lokasi kejadian kemudian berhamburan untuk memberikan pertolongan. Warga sempat panik lantaran dari bagian wajah Subroto terus mengeluarkan darah.
“Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan dari petugas medis,” papar Ipda Sunyoto, Sabtu sore.

Akibat kejadian ini, Subroto menderita luka pada bagian bibir dikarenakan benturan, sehingga harus mendapat beberapa jahitan. Hingga berita ini dilansir, petugas medis masih menunggu hasil rontgen dari korban untuk kemudian memutuskan langkah medis lanjutan apa yang hendak dilakukan. Sementara nasib Wiji sendiri jauh lebih beruntung. Wanita paruh baya ini tak mengalami luka dalam insiden ini. Meski begitu, Wiji mengalami shock berat.
“Rencananya akan dirujuk ke Jogja karena domisilinya di sana. Kita lihat perkembangannya bagaimana,” imbuh dia.
Selain meminta korban pengendara motor, tumbangnya pohon juga mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari tersendat. Jalur bahkan sempat beberapa saat ditutup selama proses evakuasi batang pohon yang tumbang ini diselesaikan oleh petugas. Selain pihak kepolisian yang melakukan pengamanan dari anggota BPBD dan petugas lain juga ikut terjun ke lokasi untuk proses evakuasi batang pohon dari jalanan.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
