Pariwisata
Tidak Hanya Ombak yang Patut Diwaspadai, Wisatawan Juga Dihimbau Tak Berteduh di Curuk Tebing
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selain gelombang ombak, wisatawan yang berkunjung di kawasan pantai Gunungkidul diminta untuk menghindari kebiasaan berteduh di curuk tebing. Dikhawatirkan dapat runtuh dan membahayakan pengunjung yang berada di bawahnya.
Ketua SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II, Marjono mengatakan, dari pantauan pihaknya, para penggunjung selalu tak mengindahkan peringatan untuk tidak berlindung di bawah curuk tebing bebatuan. Kejadian tersebut bahkan terjadi hampir setiap hari ketika lokasi pantai sesak wisatawan.
“Ada sejumlah titik pantai yang terdapat curuk tebing bebatuan. Curuk tebing biasanya banyak digunakan untuk berlindung dari terik panas matahari ataupun saat hujan,” ujar Marjono ketika dihubungi, Jumat (21/12/2018).
Marjono menyebut, curuk tebing yang paling menjadi perhatian adalah curuk tebing di Pantai Sadranan. Mengingat beberapa tahun lalu kejadian cukup menggemparkan dengan adanya sejumlah wisatawan tewas tertimbun reruntuhan tebing.
“Kalau kejadian yang dulu itu di sebelah barat, sekarang yang timur ada curuk baru yang muncul karena pasirnya tersapu gelombang tinggi. Saat ini di lokasi itu juga digunakan untuk berteduh, kita sudah memberikan himbauan tapi wisatawan ngeyel. Wisatawannya juga ganti-ganti,” terang dia.

Marjono menuturkan timnya terus melakukan pengawasan dan patroli saat terdapat aktivitas wisata di pantai. Ia menegaskan, berlindung di bawah curuk bebatuan membahayakan nyawa, meskipun sudah diberikan tiang penyangga dari kayu.
“Kita sudah pasang papan peringatan bahaya, tapi kadang wisatawan juga malah nekat mendekati zona bahaya itu,” keluh dia.
Ia menambahkan, saat ini untuk gelombang di kawasan pantai selatan masih tergolong landai dan aman untuk dikunjungi. Selain itu, zona bahaya di Pantai Baron berupa aliran sungai juga disebut masih aman.
“Kalau tidak ada banjir kiriman masih aman digunakan untuk bermain. Tetapi kita selalu melakukan himbauan. Semoga libur kali ini tetap aman, tidak ada korban. Untuk itu sekali lagi kita berharap agar wisatawan tetap selalu waspada dan mendengarkan peringatan yang diberikan,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
