Info Ringan
Enam Mie Terenak Dari Berbagai Negara Asia
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mie merupakan makanan yang bisa dianggap sebagai makanan sejuta umat dikarenakan hampir semua kalangan senang dengan berbagai olahan berbahan dasar mie. Misalnya saja, di Indonesia terkenal dengan olahan Mie Aceh, Mie Ayam, Mie Goreng, dan lain-lain. Di berbagai negara lainpun banyak sekali olahan mie yang bisa Anda coba untuk memuaskan keinginan mencoba olahan mie yang baru. Berikut ini adalah berbagai jenis mie terenak dari berbagai negara dilansir dari berbagai sumber!
Pho (Vietnam)

Pho merupakan olahan mie khas dari negara Vietnam yang popularitasnya sudah terkenal di berbagai negara lainnya. Bentuk dari mie pho ini pipih dan tipis dengan dilengkapi kuah yang bening dan segar. Akan tetapi, jangan dulu beranggapan bahwa olahan mie ini memiliki rasa yang hambar dikarenakan kuahnya yang bening. Kuah dari mie pho ini sangat kaya akan rempah-rempah lezat seperti jahe, ketumbar, adas, saus ikan, dan saus hoisin. Mie ini juga dilengkapi dengan daun kemangi, daun bawang, daun mint, cabai, tauge, dan perasan jeruk nipis. Pho juga bisa dilengkapi dengan bakso dan irisan daging sapi yang akan semakin membuat Anda merasa ketagihan ketika memakannya.
Kuy Teav (Kamboja)


Kuy Teav merupakan olahan mie khas dari Kamboja yang berupa mie pipih yang terbuat dari beras dan disiram dengan menggunakan kaldu gurih. Penyajian mie ini juga semakin lezat dengan ditambahkannya beragam rempah-rempah seperti bawang merah, ketumbar, lada dan dilengkapi dengan kemangi, jeruk nipis, selada, tauge, dan minyak bawang putih yang membuat mie ini menjadi semakin lezat ketika disantap.
Laksa

Laksa merupakan olahan mie yang khas dari Malaysia. Mirip dengan olahan mie yang terdapat di Indonesia karena disajikan dengan berbagai rempah-rempah. Tampilan dari mie ini memiliki warna kuning pekat dan biasanya menggunakan kare sebagai kuahnya yang semakin menambah citarasa gurih dari laksa tersebut. Mie yang digunakan biasanya adalah mie yang berbahan dasar beras. Tidak heran apabila mie ini memiliki rasa yang legit dan tekstur yang kenyal. Mie ini biasanya disajikan lengkap dengan berbagai macam topping seperti tauge, telur, udang, tahu, dan sayuran hijau.
Pad Thai (Thailand)

Jika Anda sedang berkunjung ke negara Thailand, jangan lupa untuk mencicipi lezatnya olahan mie khas yang diberi nama Pad Thai ini. Hidangan ini sebenarnya mirip dengan kwetiau goreng yang menjadi makanan khas di Indonesia. Olahan mie ini terdiri dari mie, kucai, tauge, cabai, kacang cincang, jeruk nipis, ketumbar, acar, tahu, telur, kepiting, udang, dan daging ayam. Walaupun secara kenampakan mirip seperti kwetiau, namun citarasa dari Pad Thai ini cenderung memiliki rasa yang manis dan asam. Pad Thai biasa disajikan dalam keadaan hangat dan bisa dijumpai mulai dari pada pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima.
Khua Mee (Laos)

Laos juga memiliki sajian olahan mie khas dari negaranya tersebut. Olahan mie ini diberi nama Khua Mee. Khua Mee biasa disajikan dengan menggunakan bahan dasar mie beras, potongan daging ayam, sapi, atau babi yang dilengkapi dengan berbagai macam potongan sayuran dan juga bawang putih yang membuat aromanya menjadi semakin memikat. Jangan lupa untuk mencicipi Khua Mee ini apabila Anda sedang berkunjung ke Laos.
Mie Ayam (Indonesia)

Siapa yang tak kenal dengan Mie Ayam? Tentunya olahan mie ini sudah sangat familiar sekali di telinga para orang Indonesia dan sudah sangat hafal bagaimana rasanya. Mie ayam ini merupakan olahan mie lezat khas dari Indonesia yang banyak disukai baik itu oleh orang-orang Indonesia hingga orang-orang luar negeri lainnya. Mie ini terbuat dari mie kuning yang direbus hingga mendapatkan tekstur yang kenyal yang kemudian ditambahkan dengan potongan sayuran yang biasanya merupakan sawri dan tentunya potongan ayam yang sudah diberikan rempah-rempah yang khas. Rasa dari mie ayam ini akan semakin lezat ketika disiram dengan menggunakan kuah kaldu. Mie ayam ini juga biasanya dilengkapi dengan bakso, pangsit, dan telur.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
