Pemerintahan
Tunggak Pajak dan Tak Berizin, 3 Papan Reklame Dibredel Satpol PP
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul saat ini terus menyoroti keberadaan reklame iklan ilegal yang terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Gunungkidul. Perhatian khusus diberikan lantaran dengan status ilegal, tentu reklame tersebut tak berimbas kepada pendapatan pajak daerah. Sedikitnya ada tiga titik reklame yang saat ini telah diturunkan paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja lantaran kedapatan ngemplang pajak dan tidak berizin.
“Jika para pengusaha melanggar ketentuan Perda Nomor 6 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah, kami tidak segan-segan segera menyurati Satpol PP untuk menurunkan reklame tersebut,” ujar Kepala Bidang Penagihan dan Pengendalian, BKAD Kabupaten Gunungkidul, Supriyatin kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Selasa (27/08/2019).
Menurutnya belum, lama ini pihaknya bersama Satpol PP menurunkan tiga reklame yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Ketiganya ialah bilboard genteng mutiara yang memiliki dua muka di lokasi pbyek bundaran Siyono, Logandeng; baliho PT At-tin Nabila Utama Biro Umroh dan Haji di perempatan RSUD Wonosari dan spanduk PT Indosat (IM3) di seluruh wilayah Gunungkidul.
“Dari ketiga itu hanya genteng mutiara yang berizin tapi sudah telat membayar pajak tahun 2017/2018 dan 2018/2019, sudah kami ingatkan lima kali tapi tidak diindahkan,” imbuhnya.
Dikatakan Supriyatin, tunggakan pajak yang harus dibayarkan perusahaan genteng tersebut adalah sebesar Rp. 10.439.000,-. Jumlah tersebut belum termasuk denda 2% setiap bulannya.

“Sudah kita konfirmasi ke perusahaan langsung tapi katanya perusahaan sudah bayar ke vendor tapi vendor tidak membayarkan, makanya kami turunkan,” jelas Supriyatin.

Upaya tegas dalam penindakan papan reklame tak berizin maupun ngemplang pajak ini sendiri adalah sebagai salah satu upaya dari Pemkab Gunungkidul untuk menggenjot pendapatan dari sektor pajak. Pada tahun 2019 ini, pihaknya menargetkan pajak reklame sebesar Rp. 1 Miliar. Menurut Supriyatin, hingga bulan Agustus sudah ada Rp 641.870.776,- yang masuk ke kas pemerintah kabupaten dari pembayaran pajak.
“Artinya ini sebenarnya baru 64,19% dari target. Jumlah tersebut akan terus kami genjot, kalau yang ngemplang tidak segan-segan kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP dalam penagihan,” tandasnya.
Senada dengan Supriyatin, Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, Djunjung Mahendro terus menggencarkan penurunan reklame ilegal. Adapun menurtnya, Satpol PP sendiri bisa bertindak meski tanpa adanya surat rekomendasi dari dinas. Selama ini, pihaknya setiap bulan telah menurunkan reklame yang tidak sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2008 tentang Izin Penyelenggaraan Reklame.
“Meskipun berizin, kalau tidak sesuai aturan misalnya membentang di atas jalan, kan berbahaya akan kami bredel. Setiap bulan pasti ada agenda penurunan reklame ilegal, tidak terjadwal,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
