fbpx
Connect with us

Politik

Para Kepala Dinas Dalam Bursa Pilkada Gunungkidul 2020

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Gunungkidul akan dihelat dalam waktu 13 bulan lagi. Saat ini, sejumlah nama muncul untuk memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul. Nama-nama tersebut muncul dari berbagai profesi seperti militer, pengusaha, politikus hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Sampai saat ini ada 3 kepala dinas di lingkup pemkab Gunungkidul yang santer terdengar bakal ikut maju dalam Pilkada mendatang.

Kadisdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid

Yang pertama adalah nama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid. Bahron merupakan salah satu nama pejabat birokrat yang saat ini mulai santer terdengar bakal ikut bersaing dalam pilkada mendatang. Aktifitasnya yang banyak bersentuhan langsung dengan para tenaga pendidik maupun dengan para pelajar menjadi modal pejabat yang telah lama berdinas di Disdikpora Gunungkidul ini. Bahron sendiri juga merupakan salah seorang tokoh masyarakat di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo yang memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sangat besar. Namanya saat ini juga cukup familiar di tenah masyarakat akan aktifitasnya. Ketika dikonfirmasi pidjar.com, Bahron pun masih enggan untuk berbicara banyak mengenai hal tersebut.

Berita Lainnya  Hari Pertama Kerja, 64 ASN Tidak Masuk, 24 Bolos Tanpa Keterangan

“Sampai saat ini saya masih belum berfikir ke sana,” ujar Bahron sembari tertawa pelan, Selasa (27/08/2019) siang.

Dirinya tidak memungkiri adanya pihak-pihak yang melakukan komunikasi terkait pencalonannya tersebut. Namun begitu, Bahron menganggapnya tak lebih dari hanya sebatas candaan semata.

“Ya mungkin baru bercanda saja, isih guderan wae,” imbuh dia.

Akan tetapi jika nantinya dukungan serta dorongan tersebut benar adanya, dirinya secara tidak langsung mengaku siap. Namun begitu, sampai saat ini mengaku belum memiliki persiapan serius untuk ke arah Pilkada 2020.

“Ya coba, tapi saya belum ada persiapan sama sekali. Itu tadi, masih sebatas gojekan saja,” kata Bahron.

Terlepas dari hal ini, Bahron menegaskan bahwa saat ini masih berfokus mengemban tugasnya sebagai kepala dinas. Walau demikian, Bahron yang akan pensiun pada akhir tahun 2020 itu berpeluang bakal mengikuti bursa pilkada.

“Hehee ya hanya gojekan saja. Saya masih fokus mengemban tugas saya hingga Desember 2020 mendatang,” imbuhnya.

Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sujoko

Nama lainnya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Sudjoko yang juga disebut bakal ikut bursa pilkada memanggapinya lebih santai.

Berita Lainnya  Dua Perwira TNI Paling Gencar Sapa Masyarakat, Kalangan Militer Bakal Pimpin Gunungkidul?

“Saya gak punya kelebihan apa-apa. Ya coba saya bicarakan dengan keluarga besar saya,” ujar Sudjoko sembari tertawa.

Sudjoko menjelaskan, kegiatan blusukan yang saat ini ia lakukan bukanlah bagian dari pengenalan diri terhadap masyarakat. Jabatan sebagai kepala dinas memaksanya untuk mendatangi kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti kegiatan lomba desa maupun yang lainnya.

“Demi tugas, apa lagi dinas kami (DP3AKBPMD) besar dan banyak urusan. Biarkan mengalir saja,” kata dia.

Sementara itu, hal berlawanan justru diperlihatkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto. Ia menegaskan tidak memiliki minat untuk ikut Pilkada 2020 mendatang.

“Saya ini siapa?, tidak lah saya tidak berminat,” ujar Bambang.

Dirinya mengaku masih akan fokus menjalankan tugasnya sebagai kepala dinas hingga tahun 2021 mendatang. Tidak ada secuil pun keinginan dirinya mengikuti pilkada lantaran dirasa cukup berat.

“Itu berat, mboten mawon (tidak saja),” pungkas dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler