Pendidikan
Tunjang Pelaksanaan Sekolah Daring, Pemkab Gunungkidul Beli Ribuan Laptop
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak terjadinya pandemi covid19 pada pertengahan tahun 2020 silam, berbagai aktivitas di masyarakat dialihkan dengan metode daring. Termasuk dalam hal kegiatan belajar siswa. Sudah hampir 2 tahun ajaran, kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan. Para siswa harus menjalani pembelajaran dengan metode daring.
Kebijakan ini terpaksa dilakukan selain untuk memutuskan laju penyebaran covid19, hal tersebut juga untuk melindungi para generasi penerus bangsa dari bahaya covid19. Dalam rangka menunjang pelaksanaan belajar daring bagi para siswa agar optimal, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gunungkidul akan menerima bantuan ribuan laptop dari pemerintah.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menggelontorkan anggaran senilai Rp. 12,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembelian laptop ini. Dalam alokasinya, untuk tingkat SD mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 10 miliar dan tingkat SMP sebesar Rp. 2,7 miliar.
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Disdikpora Gunungkidul, Kisworo memaparkan, pihaknya mendapat anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 2,7 miliar untuk pengadaan laptop ini. Adapun nantinya, ada sembilan SMP di Gunungkidul yang bakal mendapatkan bantuan laptop. Tiap sekolahnya akan menerima 45 unit laptop yang bisa dipergunakan oleh siswa. Selain untuk pengadaan laptop, anggaran tersebut juga digunakan untuk peralatan penunjang pembelajaran daring lainnya seperti router, wireless, dan proyektor.
“Per unit laptop seharga Rp. 5,8 juta dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh Kemendikbud, sekarang sedang menunggu pengiriman dari rekanan,” ucap Kisworo, Senin (16/08/2021) kemarin.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, mengungkapkan jika pengadaan dilakukan melalui e-katalog dalam Layanan Pengadaan Secara Eletronik (LPSE). Pihaknya menerima anggaran dari DAK sebesar Rp. 10 miliar dan sudah selesai dilaksanakan pada bulan Juli 2021 lalu. Sebanyak 49 sekolah menerima bantuan tersebut. Sama seperti kebijakan di SMP, tiap sekolah dasar akan mendapatkan 45 unit laptop. Ia beberkan lebih lanjut, pada tahun ini, total ada 2.205 unit laptop yang akan dibagikan ke SD-SD di Gunungkidul.
“Dalam pengadaannya kami mendapat pendampingan dari Inspektorat Daerah. Paket bantuannya sudah didistribuskan ke masing-masing sekolah,” ucapnya pada media.
Ia berharap kepada masing-masing sekolah dapat merawatnya agar terjaganya kelancaran pembelajaran para siswa selama masih diberlakukan daring.
“Kita harapkan nantinya dengan bantuan ini, proses pembelajaran daring bagi para siswa bisa lebih optimal,” tutup dia.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
