fbpx
Connect with us

Sosial

Uji Laik Kendaraan Umum di Sejumlah Garasi PO dan Terminal, Petugas Temukan Satu Bus Tak Laik Jalan

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul menggelar pengecekan kelaiakan kendaraan angkutan penumpang (ramp check) pada Kamis (26/12/2019) pagi tadi. Pengecekan sendiri dilakukan di sejumlah garasi Perusahaan Otobus (PO) dan terminal. Hasilnya, petugas mendapati satu unit kendaraan yang tidak laik jalan lantaran ada kerusakan pada speedometernya.

Kepala Bidang Angkutan dan Terminal, Dishub Gunungkidul, Ikrar Subarno mengatakan, dalam operasi kali ini, pihaknya melakukan pengecekan di sejumlah pool bus dan di Terminal Semin. Dalam pengecekan tersebut, petugas memeriksa kendaraan dari berbagi aspek mulai surat-surat kendaraan, rem, klakson, spion, ban serta spedometer.

“Ini untuk mengecek kesiapan arus balik libur Natal dan masa libur Tahun Baru, hari ini kami melakukan ramp check di pool Bus Maju Lancar, Rosalia Indah dan Terminal di Semin,” kata Ikrar, Kamis siang.

Hasil pengecekan di pool Bus Maju Lancar, Dishub mendapati satu bus angkutan reguler mengalami kerusakan pada speedometer yang mati. Sehingga, pihaknya menghimbau pengusaha angkutan tersebut agar dilakukan perbaikan sebelum mengoperasikan bus angkutan tersebut.

“Himbauan kami kepada pengusaha untuk semua kendaraannya yang mau diberangkatkan harus sehat secara fisik dan melengkapi surat-surat,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik Pool Bus Maju Lancar, Sutrisno mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dishub Gunungkidul. Bahkan dirinya berharap pengecekan kelaikan angkutan semacam ini dapat dilakukan secara berkala. Artinya, ramp check sendiri diharapkan tidak hanya dilakukan saat menjelang libur Lebaran dan Natal saja.

“Ini kan langkah Dishub (menjamin kendaraan aman beroperasi) setiap Natal dan Tahun Baru, mungkin nanti bisa dilakukan secara berkala 2 bulan sekali di terminal dan pool,” ujarnya.

Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung adanya operasi pengecekan kendaraan tersebut. Menurut dia, pengecekan kendaraan sangat penting dilakukan agar bisa memastikan kendaraan angkutan tersebut laik atau tidak beroperasi mengakut penumpang.

“Saya rasa penting sekali pengecekan ini, karena kendaraan untuk mengangkut manusia, jangan sampai ketika mobilnya rusak bisa mengakibatkan orang lain menderita, jadi kami sangat berkomitmen,” bebernya.

Saat disinggung terkait temuan Dishub, dirinya memastikan kendaraan tersebut akan segera dibenahi sebelum mengoperasikan di jalanan dengan mengangkut penumpang. Sehingga ketika nantinya beroperasi bus sudah dalam keadaan laik jalan.

“Kita akan perbaiki secepatnya,” kata dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler