fbpx
Connect with us

Pendidikan

Ujian Nasional Resmi Dihapus, Disdikpora Gunungkidul Tunggu Petunjuk Teknis Dari Kementrian

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Mendikbud, Nadiem Makarim mengumumkan penghapusan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2020 ini. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman terhadap para anak didik di bangku sekolah. Kendati telah resmi diputuskan, hingga saat ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul belum mengedarkan informasi tersebut ke sekolah-sekolah.

“Beritanya iya (UN ditiadakan), tetapi belum ada surat resmi ke kami,” ujar Kepala Disdikpora, Bahron Rosyid, Selasa (24/03/2020).

Kebijakan penghapusan UN pada tahun ini disebut dilakukan demi keamanan siswa di tengah pandemi corona. Kemendikbud mempertimbangkan untung dan rugi ditiadakannya UN sejak tahun ini.

“Tidak ada yang dirugikan atau pun yang rugi dengan dihapuskannya UN pada tahun ini. Penghapusan UN ini semata-mata untuk keselamatan siswa dan untuk memerangi Covid-19,” kata Bahron.

Penghapusan UN juga tidak akan berdampak banyak bagi kalangan pendidikan lantaran saat ini UN bukan merupakan penentu kelulusan. Namun begitu, Bahron belum bisa menjelaskan secara terperinci terkait dengan metode yang akan digunakan untuk penilaian penentu kelulusan bagi para siswa.

Berita Lainnya  Undang Tenaga Ahli Urusi Server, Dinas Jamin PPDB Online SMP Akan Berlangsung Lancar

“Kita masih menunggu petunjuk teknisnya bagaimana,” sambungnya.

Bahron mengaku, sampai saat ini juga belum memberikan kabar penghapusan UN di tingkat SMP di Gunungkidul. Pihaknya masih menunggu surat resmi dari kementrian untuk nantinya baru disampaikan ke sekolah-sekolah.

“Kalau SD kan memang tidak ada UN, kalau SMP dan SMA kabarnya memang untuk tahun ini dihapuskan,” ucapnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler