Pendidikan
Situasi Belum Membaik, Libur Sekolah Selama Pandemi Corona Diperpanjang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memutuskan untuk menambah waktu libur para siswa di Gunungkidul. Sebelumnya, sekolah-sekolah di Gunungkidul diliburkan sejak tanggal 23 hingga 31 Maret 2020 ini. Penambahan waktu belajar di rumah ini adalah untuk turut serta memutus rantai penyebaran virus corona yang saat ini tengah terjadi.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid menyatakan, pihaknya pada Senin (30/03/2020) kemarin telah menerima Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakrta Nomor 421/5598 tentang Perpanjangan Masa Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Peserta Didik Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid19 di Lingkungan Pendidikan DIY. Menindaklanjuti surat tersebut, pihaknya kemudian membuat surat edaran sebagai terusan dari instruksi Pemda DIY yang ditujukan kepada kepala sekolah seluruh satuan pendidikan baik formal maupun nonformal di Gunungkidul.
“Kami kemudian membuat surat edaran bahwasannya pembelajaran jarak jauh diperpanjang dari 1 hingga 14 April 2020 mendatang,” ungkap Bahron saat dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Selasa pagi.
Dalam kondisi saat ini, ia meminta kepada seluruh tenaga pendidik untuk memandu pembelajaran melalui media dalam jaringan (daring). Namun, ia menegaskan, guru tidak boleh memberikan penugasan yang terlalu membebani siswa selama kebijakan ini berlangsung.
“Ini ketentuan, penugasan harus proporsional dan tidak membebani peserta didik,” tukas Bahron.

Di samping itu, pihaknya juga meminta kepada penyelenggaran pendidikan nonformal untuk mengehentikan proses pembelajaran. Termasuk di dalamnya pada Program Paket A, Paket B, Paket C, dan LPK di Gunungkidul.
“Surat Edaran ini berlaku sampai 14 April 2020 selanjutnya akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan situasi,” jelas dia.
Terpisah, Kepala SMPN 1 Tepus, Heriyanto mengaku telah menerima surat edaran tersebut. Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada jajarannya terkait dengan poin-poin surat edaran untuk melakukan pembelajaran online.
“Kepala Sekolah, guru dan karyawan siap untuk melaksanakannya, para siswa juga sudah kami beritahu terkait dengan kebijakan ini,” tandas Heri.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
