fbpx
Connect with us

Peristiwa

Update Covid-19 di Gunungkidul, 6 Orang Terkonfirmasi Positif dan 2 Pasien Sembuh

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul merilis update terbaru perkembangan covid-19 di Gunungkidul, Minggu (13/09/2020) sore. Dari data yang ada, hari ini 6 orang warga Gunungkidul masuk mengisi daftar tambahan kasus positif. Namun begitu, dinas juga mencatat adanya tambahan pasien sembuh sebanyak 2 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan tambahan 6 orang terkonfirmasi positif tersebut berasal dari 4 Kapanewon di Gunungkidul. Mereka diduga terpapar lantaran menjadi pelaku perjalanan dan melakukan kontak dengan pasien positif.

“Tambahan hari ini wanita 63 tahun warga Kapanewon Karangmojo dan laki-laki 43 tahun dari Kapanewon Rongkop. Keduanya merupakan pelaku perjalanan,” kata Dewi, Minggu sore.

Selain dua orang tersebut, terdapat 3 warga Saptosari yang diduga terkonfirmasi positif karena melakukan kontak dengan pasien positif sebelumnya. Mereka adalah laki-laki 53 tahun, wanita 30 tahun dan laki-laki 46 tahun.

Berita Lainnya  Awasi Ketat Ceramah Perayaan Idul Fitri, Kemenag Gunungkidul Larang Khotib Singgung Masalah Politik Praktis

“Satu lagi tambahan dari Nglipar, yakni wanita 24 tahun. Dia juga kontak dengan pasien positif sebelumnya,” terang Dewi.

Dari mereka yang diketahui terkonfirmasi ini kemudian dilakukan perawatan dan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dimana mereka akan terus dipantau perkembangan kesehatannya oleh medis, kemudian juga akan diambil ulang swab mereka beberapa hari setelah swab pertama dilakukan.

Namun begitu, hari ini juga terdapat pengurangan jumlah pasien positif yang dirawat sebanyak 2 orang. Sehingga dengan demikian, pasien yang dirawat sejumlah 22 orang.

“Semoga kondisi ini cepat berlalu dan tidak ada tambahan kasus lagi. Mari kita jaga kebiasaan baru untuk hidup bersih dan sehat ini,” terang Dewi.

Dinas sendiri juga terus memberikan himbauan untuk penerapan protokol kesehatan, meminimalisir adanya aktifitas yang banyak orang dan perjalanan ke zona merah atau rawan penyebaran covid 19.

Berita Lainnya  Diburu Untuk Nostalgia, Harga Buah Duwet Terus Meroket

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler