Peristiwa
Update Covid 19 Gunungkidul, 4 Pasien Dinyatakan Sembuh
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasien sembuh dari covid-19 di Kabupaten Gunungkidul terus bertambah. Senin (10/08/2020) misalnya, terdapat tambahan 4 orang yang dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan medis di rumah sakit. Dengan demikian total pasien sembuh di Gunungkidul menjadi 101 orang.
Sebagai informasi, 4 orang yang dinyatakan sembuh yakni perempuan 23 tahun asal Kapanewon Gedangsari, laki-laki 26 tahun dari Kapanewon Ponjong, perempuan 60 tahun dari Kapanewon Semin, dan 35 tahun dari Kapanewon Wonosari.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, pihaknya telah mencatat adanya laporan mengenai 4 pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka sempat dirawat di rumah sakit ketika hasil uji swab semula menyatakan positif covid. Kemudian menjalani perawatan dan dilakukan swab sampai hasilnya negatif.
“Hasil swab 2 kali berturut-turut negatif. Dengan begitu mereka dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang,”ucap Dewi Irawaty.
Lebih lanjut ia mengatakan, dengan terus bertambahnya pasien yang dinyatakan sembuh menunjukan angka kesembuhan di Gunungkidul cukup tinggi. Pihaknya menyebut angka kesembuhan mencapai 82,8 persen.
“Alhamdulillah untuk angka kesembuhan tergolong tinggi. Semoga pasien yang sembuh terus bertambah,”papar dia.
Untuk akumulasi pasien positif covid-19 sampai dengan saat ini mencapai 122 kasus. Dari jumlah tersebut 101 dinyatakan sembuh, 3 meninggal, dan masih ada 18 orang yang dirawat di rumah sakit.
Sampai saat ini, vaksin maupun obat untuk covid-19 belum juga ditemukan. Namun begitu rasio kesumbuhan pasien terkonfirmasi positif covid19 di Gunungkidul cukup tinggi. Adapun faktor kesembuhan tersebut tergantung dengan tingkat daya tahan tubuh pasien. Menurutnya, rerata pasien sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu saja.
“Meski 1 sampai 2 minggu ada yang sembuh, tapi ada beberapa pasien yang membutuhkan waktu agak lama,” jelas Dewi.
Imunitas yang baik menyebabkan kesembuhan pasien menjadi lebih cepat. Adapun cara meningkatkannya adalah dengan menjaga asupan gizi hingga mengatur manajemen stres.
Terpisah, Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistiyowati mengatakan, dalam proses pengobatan setiap pasien berbeda. Hal tersebut dikarenakan gejala awal maupun keluhan kadang berbeda sehingga dalam penanganan disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
“Tapi bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) penanganan difokuskan pada peningkatan daya tahan tubuh,” ujar Heru.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
