Hukum
Update Kasus Pembangunan Balai Desa Baleharjo, Dari Pencarian Pimpinan Proyek Hingga Pengembalian Kerugian Negara
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kejaksaan Negeri Gunungkidul masih melakukan penanganan dugaan kasus korupsi pembangunan Balai Desa Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Buntut dari kasus dugaan korupsi ini, Kejari Gunungkidul telah melakukan penahanan terhadap Ag yang merupakan lurah (kepala desa) setempat. Selain fokus pada persidangan yang tengah dijadwalkan, saat ini pihak kejaksaan juga melakukan pencarian terhadap Fj yang merupakan pemborong proyek pembangunan Balai Desa senilai 1,4 miliar itu.
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Andy Nugraha memaparkan, pencarian terhadap Fj terus dilakukan. Yang bersangkutan sendiri diketahui menghilang sejak beberapa waktu silam. Informasi yang didapat oleh petugas terus digali untuk menemukan yang bersangkutan.
“Fj ini yang masih jadi fokus, kami masih terus kami lakukan penggalian informasi dari saksi-saksi lainnya,” kata Andy Nugraha, Selasa (18/08/2020).
Sebagai informasi, Fj merupakan pimpinan pembangunan proyek ini. Dari tim penyidik Kejaksaan Negeri Gunungkidul sudah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan berulang kali namun tak sekalipun ia memenuhi panggilan. Setelah perkara ini mencuat Fj justru menghilang. Penetapan DPO pun telah dilakukan sejak tahun lalu.
“Dalam perkara ini tidak mungkin hanya dilakukan sendiri, tentu ada orang lain yang terlibat. Untuk Ag sudah kami lakukan penahanan,” tambahnya.

Disinggung mengenai proses yang dijalani oleh Ag saat ini, Andy mengungkapkan setelah dilakukan penahanan terhadap Ag, tahapan lain masih harus dijalani. Minggu lalu sebenarnya sudah memasuki jadwal sidang, namun kemudian dilakukan semacam penangguhan sehingga sidang kembali diundur.
“Sudah masuk sidang sebenarnya. Kita ikuti saja tahapannya bagaimana,” imbuh dia.
Beberapa hari lalu, tim kuasa hukum Ag dan keluarga mendatangi Kejaksaan Negeri Gunungkidul untuk melakukan pengembalian kerugian Negara akibat perkara dugaan korupsi ini.
Beberapa waktu lalu saat dilakukannya penahanan kepada Ag, Kuasa Hukum Ag, Kunto Nugroho Adnan mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk perkara yang dihadapi oleh kliennya itu. Selain dari kuasa hukum, tokoh masyarakat setempat juga memberikan dukungan dan berupaya membantu Ag.
“Dibantu tokoh masyarakat kita upayakan yang terbaik. Mbah lurah ini sangat dicintai oleh warganya,” ujar Kunto saat itu.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
