Sosial
Viral Video Penampakan Hiu Paus di Pantai Ngrenehan, Ini Penjelasan BKSDA
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan seekor ikan besar di perairan pantai selatan Gunungkidul tepatnya di Pantai Ngrenehan, Kapanewon Saptosari viral di media sosial. Video yang diabadikan oleh pemancing di lokasi tersebut kemudian langsung memancing perhatian masyarakat. Salah satu akun media sosial yang mengunggah videonya ialah @beritainaja di Instagram. Video penampakan ikan tersebut telah ditonton sebanyak 15.820 kali sejak diunggah sehari silam.
Dalam video, nampak ikan besar itu terlihat muncul di permukaan bawah tebing pantai. Pada ikan besar tersebut, terlihat dengan jelas terdapat bercak putih di sekujur tubuhnya.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta, M Wahyudi mengaku telah mengamati video ikan besar yang viral tersebut. Menurut pengamatannya, ikan besar tersebut adalah seekor hiu paus.
“Dilihat dari videonya serta ciri-ciri di tubuhnya, itu memang hiu paus, salah satu mamalia besar di laut,” ujar Wahyudi, Selasa (21/07/2021) siang.
Menurut Wahyudi, habitat ikan hiu paus bukanlah berada di laut permukaan, melainkan berada di laut dalam. Diketahui, habitat ikan yang memiliki nama ilmiah Rhincodon Typus tersebut sulit ditentukan. Hal ini lantaran kebiasaannya yang kerap bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya tak terbatas jarak.

“Kita tidak tahu pasti dimana posisi satwa tersebut sering berada. Hiu paus ini memang sering menjelajah tidak hanya di perairan daerah, namun juga perairan antar benua,” sambungnya.
Ada dua alasan yang memungkinkan hiu paus tersebut terlihat di pantai Ngrenehan. Kemungkinan hiu paus tersebut sedang mencari makan di area Pantai Ngrenehan, ataupun hiu paus tersebut terdorong oleh arus yang besar sehingga membuatnya tersesat di pinggiran pantai.
Diketahui, hiu paus merupakan satwa yang dilindungi dan telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 18 tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus. Wahyudi mengungkapkan semoga satwa itu tidak diganggu oleh penduduk yang berada di lokasi serta dapat segera menemukan jalan menuju lautan.
Singgahnya ikan hiu paus di pesisir DIY bukanlah yang pertama kali. Pihaknya kerap mendapat laporan hiu paus yang terdampar di pesisir DIY. Ada yang ditemukan dalam kondisi masih hidup, dan ada juga yang ditemukan dalam keadaan mati.
“Bukan pertama kalinya di Jogja, beberapa kali saya lihat sampai ada yang mati terdampar di pantai,” tutupnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
