Sosial
Sempat Pontang-panting Cari Rumah Sakit, Ibu Hamil Positif Covid Meninggal Usai Melahirkan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Virus covid19 merenggut kebahagiaan keluarga PAR, warga Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari. Ia harus kehilangan sang istri, TU (33) usai melahirkan anaknya. Sang istri sendiri berdasarkan hasil tes dinyatakan covid. Perjuangan kelahiran sang anak sendiri memang cukup berat. PAR dan TU sempat harus pontang-panting mencari rumah sakit. Kini sang bayi yang baru lahir ini harus kehilangan kasih sayang dari sang ibu kandung.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, PAR menceritakan kejadiannya memilukan yang dialaminya tersebut. Bermula pada hari Kamis (08/07/2021), sang istri yang tengah hamil tua merasakan tanda-tanda akan melahirkan. TU kemudian memberitahukan apa yang dirasakannya pada suaminya. Oleh PAR, TU dibawa ke rumah sakit terdekat agar istrinya mendapat penanganan lebih lanjut.
“Saya kemudian membawa istri ke sebuah klinik di Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo agar segera mendapat penanganan,” jelas PAR, Selasa (20/07/2021).
Sesampai di klinik tersebut, TU kemudian dibawa ke ruangan untuk menjalani pemeriksaan. Saat itu kondisi kesehatan TU menunjukkan gejala covid19. Pihak rumah sakit kemudian melakukan tes antigen kepada TU. Hasil tes menunjukkan bahwa TU positif covid19. Mengetahui hal itu, pihak klinik menyarannkan PAR untuk mencari rumah sakit yang lebih besar lantaran klinik itu tidak memadai untuk bisa melakukan persalinan pada ibu hamil reaktif covid19.
“Setelah tahu hasilnya, pihak rumah sakit menyarankan kami mencari rumah sakit lain,” lanjut dia.

Dalam kondisi darurat ini, PAR lantas mencari rumah sakit yang dapat menangani istrinya. Ia sempat pergi ke sejumlah rumah sakit di Gunungkidul namun gagal mendapatkan kamar perawatan lantaran kondisi rumah sakit penuh. PAR yang hampir putus asa, kemudian mendatangi RSA UGM untuk bisa mendapatkan kamar.
“Di RSA UGM awalnya belum dapat kamar. Pihak rumah sakit kemudian memberi tahu kalau ada kamar 2 jam lagi. Saya putuskan untuk ambil di sana,” terang PAR.
TU kemudian melahirkan bayinya berjenis kelamin perempuan pada hari Minggu (11/07/2021) siang secara caesar. Kesehatan TU terus dipantau oleh tim medis setempat lantaran positif covid19. PAR menjelaskan, sebenarnya usai melahirkan, kondisi sang istri terus membaik. Bahkan pada hari Senin (12/07/2021) sampai Rabu (14/07/2021), ia masih lancar berkomunikasi dengan istrinya.
“Kami masih sering video call, masih lancar komunikasinya,” beber dia.
Namun pada Kamis (15/07/2021), diketahui kondisi kesehatan TU mulai menurun. Oksigen yang disalurkan ke saluran pernafasannya tak dapat masuk lantaran kondisi paru-paru TU yang makin memburuk. Berselang sehari pada Jumat (16/07/2021) pagi, TU dinyatakan meninggal dunia.
“Hari Kamis itu padahal masih sempat video call, meskipun keadaannya mulai memburuk,” sambung PAR.
Diungkapkan oleh PAR, sejak awal kelahirannya, bayi perempuannya ini belum sempat mendapatkan kasih sayang dari sang ibu. Hal ini lantaran pasca kelahiran, sang ibu masih harus menjalani perawatan di rumah sakit sedangkan sang bayi dibawa pulang ke rumah. PAR mengaku sempat kebingungan mencari ASI bagi bayinya yang baru lahir. Beruntung ia kemudian mendapatkan donor ASI dari salah seorang tetangganya.
PAR beserta keluarganya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Ia berharap kondisi anak ketiganya ini bisa terus stabil dan tidak ada hal buruk yang menimpa. (Roni)
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
