Pemerintahan
Wakil Bupati Minta Tempat Ibadah yang Disinggahi Pasien Positif Covid 19 Ditutup Sementara
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya penambahan 25 pasien positif covid 19 di Kabupaten Gunungkidul menjadi perhatian dari pemerintah. Beberapa arahan juga telah dikeluarkan oleh pemerintah ke jajaran di bawahnya untuk segera dilakukan tindak lanjut untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 yang semakin meluas.
Wakil Bupati Gunungkidul mengatakan, adanya penambahan pasien positif covid 19 yang signifikan membuat jajarannya mengambil langkah cepat dan tepat. Pihaknya meminta kepada masyarakat menutup sementara sejumlah tempat ibadah yang sekiranya sempat didatangi atau disinggahi oleh orang terkonfirmasi covid 19.
Maksud dari langkah penutupan ini tak lain agar tidak ada penyebarluasan kasus covid 19. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan selama berapa hari lalu mereka yang sekarang ini dinyatakan positif sempat mendatangi tempat ibadah seperti gereja, masjid mushola atau tempat ibadah lainnya.
“Kita tidak tahu mereka di tempat ibadah atau tempat umum lainnya menyentuh benda apa-apa saja,” kata Immawan Wahyudi kepada awak media.
Langkah ini hendaknya diterapkan sementara waktu. Kendati begitu tidak secara keseluruhan, hanya yang sekiranya berdekatan dan sempat disinggahi oleh orang terkonfirmasi covid 19. Pasalnya jika virus berkembang maka akan sangat berbahaya, terlebih bagi mereka yang sudah memasuki usia rawan dan anak-anak, maupun daya tahan tubuh yang menurun.

“Bahaya itu tentu, terlebih bagi anak-anak bisa saja tertular. Dengan adanya tambahan kasus yang banyak ini kami harapkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik,”imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pengawasan atas kepatuhan protokol kesehatan di kalangan masyarakat sekarang ini harus lebih diperketat. Antisipasi diri sangatlah dibutuhkan, pemkab Gunungkidul masih tetap bekerjasama dengan TNI, Polri, Satpol PP dan pemerintah desa dalam pengawasan ini.
Sebagaimana diketahui, lonjakan kasus positif covid 19 belakangan ini mengalami trend kenaikan. Pantauan di lapangan kepatuhan cuci tangan, jaga jarak, penggunaan masker juga agak memudar.
Pihaknya menekankan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah. Tindakan antisipasi juga perlu dilakukan kembali, misalnya penyemprotan desinfektan sesuai dengan kebutuhan juga masih bisa dilakukan ataupun screening awal lainnya.
“Selain itu saya harap masyarakat juga kalau akan bepergian tidak menggunakan kendaraan umum dulu. Pakai kendaraan pribadi juga harus tetap waspada. Untuk perjalanan dinas juga disesuaikan bagaimana zona yang dituju dan ya mungkin bisa dilengkapi dengan surat sehat rapid test atau swab,” imbuh dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
