Connect with us

Sosial

Warga dan Investor Rebutan Bukit, Pantai Watukodok Kembali Memanas

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah sekian lama adem ayem, Pantai Watu Kodok yang berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari kembali menuai polemik. Situasi memanas setelah terjadi perebutan lahan di area bukit pantai antara Pokdarwis setempat dengan pihak ketiga yang diduga kuat ditunggangi oleh investor lama.

Informasi yang berhasil dihimpun, polemik Pantai Watu Kodok kembali terjadi lantaran adanya investor yang menduduki tanah antara Pantai Sepanjang dengan Pantai Watu Kodok. Diduga pihak investor menginginkan untuk menguasai bukit yang masih berada di wilayah Pantai Watu Kodok.

Ketua Paguyuban Kawula Pesisir Mataram (PKPM), Sumarno mengatakan bahwa sudah sejak beberapa waktu terakhir ini lahan tersebut didinginkan oleh pihak ketiga. Namun sampai saat ini warga masyarakat yang mengelola masih berusaha mempertahankan wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Polres Gunungkidul Selidiki 9 Desa

"Itu kan kemungkinan ada yang pengen memiliki tanah itu, karena tidak ada batas resmi, maka tanah tersebut diduga ingin dikembangkan oleh investor," kata Sumarno, Minggu (11/03/2018) siang.

Terkait hal tersebut, sebenarnya pihaknya telah beberapa kali melakukan mediasi. Namun hingga kini, masih belum menemukan titik terang. Warga sendiri khawatir, dengan dikuasainya lahan tersebut oleh investor, nantinya akan menutup akses jalan menuju pantai Sanglen dan Watu Kodok.

"Ujung-ujungnya dibangun resort. Nanti akses jalan bisa tertutup," imbuh dia.

Sementara itu, Bagian Humas PKPM, Surahman mengungkapkan, memang sebenarnya tidak ada batas pasti yang tergambar di atas tanah yang saat ini diperebutkan dan merupakan lahan Sultan Ground (SG) itu. Namun demikian, pihaknya tetap berharap, lokasi itu tetap akan dipertahankan untuk wilayah Watu Kodok.

Berita Lainnya  Puluhan EWS di Gunungkidul Rusak, Sri Purnomo Dorong Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

"Rencananya bukit itu sudah akan digarap oleh kelompok kami untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," imbuh dia.

Ditambahkan Rahman, pihaknya masih menunggu hasil mediasi yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat ini. Pihak kecamatan pun dilibatkan dalam proses tersebut.

"Kita akan dimediasi lagi bersama Pak Camat. Waktunya masih belum jelas," imbuh dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata7 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler