Peristiwa
Warga Gombang Ditemukan Gantung Diri di Alas Praon
Ponjong,(pidjar.com)–Seorang warga Padukuhan Pakrandu RT 03 RW 08, Kalurahan Gombang, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia di kawasan Alas Praon pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diduga meninggal akibat gantung diri.
Korban diketahui bernama SGM(56), seorang petani setempat.
Kapolsek Ponjong, Kompol Hendra Prastawa, menjelaskan secara rinci kronologi kejadian. Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat korban berangkat ke ladang bersama istrinya, Suamilah (47), dengan menggunakan sepeda motor.
“Setibanya di lokasi Alas Praon, korban dan istrinya berpisah untuk melakukan aktivitas masing-masing, yakni membersihkan rumput di lahan,” ujar Kapolsek.
Namun selang beberapa waktu, lanjutnya, saksi merasa curiga karena korban tidak terlihat di sekitar lokasi. Saksi kemudian berinisiatif mencari keberadaan korban di area ladang.
“Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung di pohon akasia. Mengetahui hal tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar,” jelasnya.
Teriakan saksi mengundang perhatian warga yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian. Salah satu warga, Slamet Rohman (41), segera melaporkan kejadian tersebut kepada Lurah Gombang dan diteruskan ke aparat kepolisian.
“Mendapat laporan dari warga, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” imbuh Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat gantung diri.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah,” tegasnya.
Peristiwa tersebut saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Petugas juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Ponjong turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat apabila mengetahui atau melihat adanya warga yang mengalami permasalahan pribadi atau perubahan perilaku agar segera dilakukan pendekatan dan dilaporkan kepada pihak terkait, sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
