fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Warga yang Jalani Isoma dan Tercecer DTKS Akan Dapat Bantuan Akhir Bulan Ini

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul akan kembali menyalurkan bantuan melalui pemerintah kalurahan pada akhir Maret 2021 ini. Penerima bantuan ialah keluarga yang menjalani isolasi mandiri dan keluarga miskin yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogi mengungkapkan dalam waktu dekat ini pemerintah akan menyalurkan bantuan berupa sembako bagi keluarga yang melakukan isolasi mandiri. Bantuan logsitik ini senilai 200 ribu rupiah yang kemudian akan diberikan melalui kalurahan masing-masing.

“Ada 1.000 paket sembako yang dibagikan,” terang Hadi Hendro Prayogi, Sabtu (13/03/2021).

Kemudian untuk aspek non DTKS ini akan diberikan bantuan sebesar 200 ribu yang diberikan rangkap 3 bulan, atau sebesar Rp 600 ribu. Diketahui kuota non DTKS ini sebanyak 2.000 keluarga.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam pemberian jaring pengaman sosial ini menganggarkan dana miliaran rupiah. Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga non DTKS maupun mereka yang menjalani isolasi mandiri.

“Kami rencanakan akhir Maret ini penyalurannya,” papar dia.

Selain penyaluran bantuan dari anggaran pemkab Gunungkidul, Dinas Sosial juga terus melakukan pemantauan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Pemantauan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan seperti yang sudah-sudah.

“Pemerintah bekerjasama dengan PT Pos dalam penyaluran BST tersebut. Pantauan tetap dilakukan,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler