Budaya
Kundha Budaya Lakukan Penelusuran Makam Bupati Gunungkidul Terdahulu, Beberapa Ditemukan di TPU Pakuncen Yogyakarta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahun 2021 ini Kundha Kabudayan Gunungkidul memiliki agenda pelacakan makam mantan bupati Gunungkidul di periode terdahulu. Kegiatan tersebut telah dilakukan, beberapa makam bupati diketahui berpusat di pemakaman Pakuncen, Yogyakarta.
Jumat (12/03/2021) kemarin, tim dari Kundha Kabudayan dan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul kembali memastikan makam-makam para mantan bupati tersebut serta melakukan pendalaman data dengan keluarga dan kerabat bupati.
Adapun beberapa mantan bupati dimakaman berada di TPU Pakuncen lantaran mereka masih memiliki hubungan darah dengan Keraton Yogyakarta. Diantaranya yang ditemukan di kawasan Pakuncen adalah KRT Prawirosekito, KRT Suryo Kusumo, KRT Padmonegoro, KRT Labadiningrat, dan beberapa lainnya.
Meski menyentral di TPU Pakuncen namun demikian, lokasinya berbeda. Terbagi menjadi beberapa titik (gentan) disesuaikan dengan wilayah keluarga masing-masing. Di TPU ini juga ada bebera makam pahlawan nasional.
Selain ditemukan di TPU Pakuncen, juga ada yang ditemukan terpisah. Diantaranya KRT Wiradiningrat yang ditemukan di Pengasih, Kulon Progo dan KRT Pringgodiningrat yang ditemukan di Berbah, Bantul. Secara menyeluruh, untuk makam-makam ini nampak terawat. Jika pun tidak terawat maka pemkab Gunungkidul akan memfasilitasinya.

“Makam-makam ini nantinya setiap tahun akan kita kunjungi sebagai bentuk ziarah makam saat hari jadi Gunungkidul. Karena selama ini memang belum pernah diziarahi,” ucap Sigit Pramudiyanto, Kepala Bidang Sejarah, Satra Bahasa dan Permuseuman Kundha Kabudayan.
Selain dilakukan ziarah secara rutin, pihaknya akan membuat buku sejarah berkaitan dengan kepemimpinan bupati dari periode pertama hingga saat ini. Untuk itu, pigaknya sekarang masih menggali terus terkait dengan data silsilah keluarga, hingga data pribadi mantan bupati tersebut.
Kemudian masih ada 5 makam yang belum diketahui keberadaannya. Kelima makam tersebut yakni makam KRT Danuhadiningrat, Prawirosuwignyo, Cokrokusumo, Wiryodiningrat, dan Yudhadiningrat. Pihaknya sekarang masih melakukan penelusuran terkait makam tersebut.
Sebenarnya, kisi-kisi awal sudah didapatkan. Hanya masih melakukan validasi data tersebut. Kemungkinan besar masih ada 2 makam yang berada di TPU Pakuncen, 1 di Malang, 1 di Mojokerto, dan 1 lagi di kompleks Kotagede.
“Ini masih mendalami data dan pengumpulan informasi. Jika sudah siap maka akan segera dicek ke lokasi,” imbuh dia.
“Ini kan sejarah dan sangat penting. Makanya kami upayakan, jangan sampai putus di kita saja. Generasi muda juga harus tahu to mengenai sejarah ini,” sambung dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
