Peristiwa
Wilayah Utara dan Selatan Gunungkidul berpotensi Diguyur Hujan Lebat dalam Sepekan Kedepan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika DIY menganalisis kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari kedepan. Hal ini dikarenakan dari hasil pantauan terjadi sirkulasi siklonik yang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, di Hindia Barat Bengkulu dan di Selat Karimata, dampaknya akan terjadi peningkatan intensitas hujan.
Adanya sirkulasi siklonik tersebut nantinya akan membentuk daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin di wilayah-wilayah tertentu. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Sekitar sepekan kondisi cuaca tidak stabil. Kemungkinan meningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia dalam periode sepekan ke depan.
Cuaca diprediksi berpotensi ekstrem dan curah hujan intensitasnya lebat. Bisa jadi disertai kilat (petir) dan angin kencang. Beberapa daerah dapat terjadi kondisi tersebut salah satunya di DIY tak terkecuali di Kabupaten Gunungkidul.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Anendha Destantyo Nugroho, mengungkapkan untuk di DIY memang berpotensi terjadi perubahan cuaca ekstrem tersebut. Salah satunya di Kabupaten Gunungkidul, beberapa kawasan di Gunungkidul yang berpotensi yaitu di wilayah Utara dan Selatan.

“Kawasan utara dan selatan yang berpotensi terjadi perubahan cuaca yang ekstrem dengan intensitas hujan lebat,”jelasnya.
Namun demikian, juga tidak menutup kemungkinan wilayah barat, tengah dan timur juga dapat terjadi perubahan yang signifikan tersebut.
“Peningkatan kewaspadaan tentu sangat ditekankan. Mengenali kondisi lingkungan dan potensi yang dapat terjadi,” imbuh dia.
Adapun BMKG sendiri menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Misalnya saja dapat terjadi puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es. Dampak yang timbul seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
