Peristiwa
Diduga Depresi Karena Putus Cinta, Gadis 15 Tahun Nekat Gantung Diri
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang siswi SMK di Kapanewon Nglipar yang diketahui bernama Lux (15) ditemukan tak bernyawa di pintu kamarnya, Sabtu (21/11/2020) pagi. Sontak kejadian ini menggegerkan warga di Padukuhan Danyangan (03/05), Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar. Diduga gadis belia itu nekat mengakhiri hidupnya karena asmara.
Lurah Pilangrejo, Sunaryo mengatakan, bahwa korban pagi tadi berada sendiri di rumahnya. Sebab kala itu, orang tua Lux yang diketahui bernama Ruyanto dan Kumini tengah pergi ke sawah.
“Jadi kondisi rumah kosong bapak ibunya ke sawah tandur,” ucap Sunaryo.
Ia menjelaskan, kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, Kumini pulang untuk mengambul nasi. Namun betapa kagetnya ketika ia mendapati anaknya sudah tergantung di pintu kamar.
“Tentu orang tua kaget, karena tadi pagi juga masih ada di rumah dan tidak ada kecurigaan. Hal itu membuat keluarga sangat terpukul,” terang dia.

Hingga berita diturunkan, pihak kepolisian bersama warga masih di lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi terhadap jasad korban. Untuk sementara dari hasil identifikasi tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Lux.
“Seluruh badan tidak ada tanda-tanda penganiayaan, dari tanda-tanda yang ada diduga kuat korban gantung diri,” ucap Kanit Reskrim Polsek Nglipar Aiptu Ngatimin.
Ngatimin menambahkan, dari informasi yang diperoleh pihaknya, korban baru saja putus cinta. Diduga korban mengalami setres berat dan memutuskan mengakhiri hidupnya.
“Yang bersangkutan ini dikenal pendiam, dan dari keterangan keluarga memang baru saja putus,” kata dia.
Saat dikonfirmask Humas SMK di Kapanewon Nglipar tempat Lux belajar, Nuriyah mengatakan, siswi yang kini duduk di kelas 10 tersebut tak ada masalah akademik. Bahkan Lux dikenal rajin mengumpulkan tugas selama BDR.
“Memang intensitas ketemu dengan siswa kan minim. Tapi sejauh ini siswi tersebut sangat koorperatif dalam belajar,” tandas Nuriyah.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
