Pariwisata
Wisatawan Membludak, Seluruh Pantai Diperbolehkan Buka Mulai Pekan Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Pantai Baron dan Kukup, Kapanewon Tanjungsari dalam dua pekan terakhir ini terus mengalami peningkatan. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menargetkan dalam pekan ini, seluruh obyek wisata pantai sudah melakukan uji coba pembukaan kembali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Pantauan di lapangan, pada Minggu (05/07/2020) kemarin, pengunjung kawasan pantai membludak hingga melebihi batas yang ditetapkan yakni 7.000 pengunjung. Meski saat ini uji coba masih berada di Pantai Baron dan Kukup, dalam prakteknya pengunjung juga menyebar ke pantai lain yang belum melakukan uji coba seperti Pantai Ngrawe, hingga Drini.
“Kita sudah melakukan konsolidasi dan sosialisasi kepada masyarakat, jadi meski mereka berkunjung ke pantai Drini, pengelola di sana sudah siap meski belum resmi uji coba pembukaan,” ujar Harry ketika dikonfirmasi, Senin (06/07/2020).
Dinpar Gunungkidul pun menargetkan pada pekan ini, seluruh obyek wisata pantai sudah dilakukan uji coba memperbolehkan pengunjung masuk dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun demikian, jika lokasi masuk zona merah atau terjadi penularan corona, kebijakan ini akan dikaji ulang.
“Minggu ini seluruh kawasan pantai kami targetkan sudah melakukan uji coba secara bertahap. Target uji coba itu dari internal kami, namun faktor eksternal misalnya terjadi zona merah lantaran ada peningkatan penularan signifikan bisa saja merubah rencana itu,” ucap Harry.

Harry berharap, wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan pantai untuk membawa peralatan ibadah sendiri, selalu menggunakan masker, hingga tetap menjaga jarak. Sehingga nantinya pengunjung maupun pelaku wisata dijauhkan dari virus yang saat ini tenah menjadi pandemi di seluruh penjuru dunia tersebut.
“Harapannya semua sehat, dan tidak terjadi klaster baru (covid-19) di kawasan wisata,” sambungnya.
Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Kalurahan Mulo, Heri Cahyono mengatakan bahwa sebelumnya dirinya tak mengetahui bahwa ada pantai yang dibuka selain Baron dan Kukup. Namun ketika melihat banyak kendaraan bertumpuk di dua pantai tersebut ia kemudian bergerak ke arah timur dengan harpan ada pantai lain yang telah buka.
“Ternyata benar, di Drini sudah buka. Tapi di Drini juga sama ketatnya, ada petugas yang menimbau untuk menerapkan protokol kesehatan. Banyak tempat cuci tangan juga di sana,” terang dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
