Pemerintahan
144 KDMP Gunungkidul, Baru 30 Gerai Terbangun: Ini Progres dan Kendalanya
Wonosari, (pidjar.com)- Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Gunungkidul belum sepenuhnya berjalan. Dari total 144 KDMP, baru 30 titik yang telah dibangun, sementara 114 gerai lainnya masih terkendala ketersediaan lahan.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perinkop UKM) Gunungkidul Supartono mengatakan persoalan lahan menjadi salah satu kendala utama pembangunan gerai KDMP. Lahan yang disiapkan harus memenuhi sejumlah ketentuan, termasuk tidak berada di kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) maupun lahan sawah yang dilindungi (LSD).
“Persoalan lahan menjadi kendala,” kata Supartono, Jumat (25/9/2026).
Namun, Pemkab Gunungkidul belum dapat memetakan secara rinci kendala pada masing-masing lokasi. Sebab, proses verifikasi dan validasi (verval) terhadap pembangunan gerai KDMP baru akan dilakukan mulai pekan depan.
Tim verval nantinya akan memastikan kesesuaian pembangunan fisik dengan dokumen perencanaan. Kondisi setiap gerai juga akan didokumentasikan melalui foto untuk kemudian dibandingkan dengan dokumen administrasi.
Partono meminta kalurahan yang gerainya belum dibangun segera mengupayakan lahan yang berstatus clear and clean. Ketersediaan lahan yang sesuai ketentuan menjadi salah satu prasyarat agar pembangunan fisik dapat dilanjutkan.
“Kalurahan kami imbau segera mengupayakan lahan yang clear and clean,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyanto menyebut pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP di Gunungkidul hingga 9 Agustus 2026 telah berlangsung di 30 titik.
Dari jumlah tersebut, 25 titik telah rampung 100 persen. Sedangkan lima titik lainnya telah mencapai progres 99 persen.
Pembangunan fisik tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Koperasi, PT Agrinas, dan TNI.
Selain pembangunan gedung, distribusi sarana dan prasarana untuk mendukung operasional koperasi juga mulai dilakukan.
Setiap koperasi dijadwalkan mendapatkan paket operasional berupa satu unit truk, satu mobil pikap, dua motor roda tiga, serta perlengkapan mebel, rak, dan seragam.
“Hingga saat ini, sebanyak 20 koperasi di Gunungkidul telah menerima paket distribusi kendaraan tersebut,” kata Agus.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
