Pemerintahan
Jelang Pelaksanaan Pilur, Pengamanan di Daerah Rawan Diperketat
Wonosari,(pidjar.com)– Menjelang pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan monitoring intensif di sejumlah titik untuk memastikan kesiapan logistik, netralitas penyelenggara, dan keamanan wilayah. Salah satu titik yang penyelenggara Pilur yang membutuhkan perhatian khusus pada kerawanan adalah wilayah Gedangsari, utamanya kalurahan Sampang.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini mengatakan, berdasadkan paparan dan pemetaan yang dilakukan oleh pemerintah serta aparat penegak hukum Kalurahan Watugajah dan Sampang menjadi titik krusial daerah rawan konflik. Pasalnya yang berbatasan langsung dengan wilayah luar daerah ini memiliki beberapa potensi kerawanan.
“Terdapat kekhawatiran terkait potensi intervensi organisasi kemasyarakatan (ormas) luar yang dapat mengganggu kenyamanan warga,” kata Endang.
Untuk itu pengamanan oleh Kepolisian, TNI dan Linmas di daerah rawan tersebut perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengganggu keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilur serentak.
“Kita meminta aparat keamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP dapat mempertebal personel, terutama pada malam sebelum hari pemungutan suara.” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memberikan perhatian khusus pada kerawanan yang mungkin timbul dari fanatisme pendukung. Bupati menekankan bahwa pesta demokrasim harus dimaknai sebagai kegembiraan, bukan ketegangan.
“Jangan sampai perbedaan pilihan memecah belah kerukunan antarwarga,” tegas Bupati.
Selain itu, bupati juga mewanti-wanti panitia agar tidak memicu masalah sekecil apa pun dan tetap transparan dalam setiap proses penetapan. Panitia bahkan disarankan untuk membatasi pertemuan yang tidak perlu demi menjaga citra netralitas di mata masyarakat.
“Netralitas dan transparansi penting dijunjung tinggi dan diterapkan,” tandasnya.
Dalam monitoring yang dilakukan, selain memastikan kesiapan sarana prasarana. Pemerintah juga menekankan pelayanan terhadap warga yang memiliki hak pilih yang tercecer atau usianya genap di tanggal penyelenggaraan Pilur.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
