Connect with us

Uncategorized

Pemkab Bangun 4 Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Mulai padatnya kendaraan yang keluar masuk Gunungkidul dikhawatirkan berdampak pada kualitas udara yang ada. Dari Dinas Lingkungan Hidup menggandeng Kecamatan berussaha melakukan pembangunan taman atau ruang terbuka hijau, tujuannya sebagai kawasan hijau dan untuk memperindah kawasan yang ada. Tahun 2019 ini, pemkab mbersama kecamatan membangun 4 taman di kawasan yang berbeda, rencananya 18 kecamatan yang ada ditarget secara keseluruhan memiliki ruang terbuka hijau.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Aris Suryanto mengatakan, pihaknya berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya yakni dengan menyediakan kawasan atau ruang terbuka hijau, sehingga polusi udara yang ada dapat terkendalikan dengan adanya ruang terbuka. Gada 4 proyek pembangunan yang ttengah digarap oleh pemerintah saat ini.

Berita Lainnya  22 Tahun Support Perkembangan Ekonomi Masyarakat, Aset BMT Dana Insani Capai 92,7 Miliar

“Tujuan kita selain mempercantik kawasan juga memberikan semacam tempat yang benar-benar rindang dan bersih. Menekan polusi udara yang sekiranya dapat terjadi,” kata Aris Suryanto, Kamis (05/09/2019).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ditargetkan 18 kecamatan yang tersebar di Gunungkidul secara keseluruhan memiliki taman atau ruang hijau terbuka. Kawasan ini sendiri juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengabiskan waktu sore, kemudian di sekitarnya juga dapat digunakan untuk berjualan dan menarik kunjungan.

Sementara iitu, kepala Bidang Konserfasi dan Kerusakan lahan, Luh Gde Suastini mengatakan, tahun 2019 ini pemkab dan kecamatan membangun 4 taman di ekawasan yang berbeda. Untuk taman atau ruang terbuka yang sudah jai dan telah difungsikan yakni di Kecamatan Ponjong dan Kecamatan Nglipar. Sementara yang tengah proses yakin taman atau ruang terbuka di Kecamatan Tepus dan Kecamatan Saptosari.

“Anggarannya cukup minim sehingga terbatas. Untuk masing-masing proyek pembangunan sendiri hanya berkisar puluhan hingga ratusan juta,” papar Luh Gde.

Dimisalkan, untuk kecamatan tepus sendiri dana yang dianggarkan dari APBD yanki sebesar lebih dari 100 juta., ada pula yang hanya 66 juta di kecamatan lain. Untuk target sendir 18 kecamatan memiliki taman, palinhg tidak beberapa tahun kedepan dapat terealisasi. Ini disesaikan dengan kemampuan pemerintah dan kemauan dari pihak kecamatan.

Berita Lainnya  Marak Kasus Kekerasan di Lembaga Pendidikan Berasrama, Menteri PPPA Dorong Perempuan Lebih Berani Speak Up

“Semua harapannya memang memiliki taman terbuka. Tapi ya tergantung ketersediaan anggaran juga,” imbuhnya.

Pengoptimalan fungsi taman terbuka ini juga terus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sekitar. harapannya dengan keberadaan taman dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat dalam melakukan aktifitas di lokasi tersebut. Selain itu juga dapat difungsikan sebagai rest area ataupun lainnya.

Sebagaimana diketahui, padatnya kendaraan yang berlalu lalang di Gunungkidul dapat berdampak pada menurunnya kualitas udara yang ada. Dari dinas selain melakukan pembangunan taman, juga berusaha memberikan edukasi pada masyarakat untuk penanaman pohon di lahan yang ada.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler