Pemerintahan
Keluarkan Surat Edaran, Dinas Himbau Petani Percepat Persiapan Lahan Pertanian
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul membuat surat edaran kepada kelompok tani terkait dengan persiapan musim tanam pertama dan seterusnya di tahun 2019/2020. Hal tersebut dilakukan agar para petani mulai melakukan persiapan lahan serta benih. Sehingga nanti ketika hujan tiba segala keperluan telah disiapkan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengungkapkan, dalam surat edaran tersebut berisi diataranya terkait dengan pemberitahuan bahwa prediksi musim hujan akan dimulai pada bulan November 2019. Pihaknya menghimbau kepada para petani untuk melaksanakan percepatan pengolahan lahan dengan memanfaatkan alat mesin pertanian (traktor) yang sudah ada di masyarakat. Sehingga nantinya jika hujan telah tiba maka lahan telah siap ditanami.
“Kita juga menghimbau agar para petani mulai mempersiapkan benih unggul baik secara mandiri atau lewat bantuan pemerintah,” ujar Bambang, Sabtu (07/09/2019).
Ia menjelaskan khusus benih bantuan pemerintah dihimbau agar dalam distribusinya tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Menurutnya, bantuan benih tersebut dilakukan secara cuma-cuma alias gratis.
Disinggung mengenai ketersediaan pupuk, Bambang menegaskan bahwa masyarakat diminta untuk mulai melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Hal tersebut bertujuan agar pendistribusian pupuk tersebut dapat berjalan lancar.
“Kalau tidak segera diambil nanti menumpuk. Kita juga minta kepada para petani untuk mempersiapkan gerakan tanam dan gerakan pengendalian hama penyakit tanaman apabila musim hujan telah tiba,” terangnya.
Untuk benih yang dibantukan pada petani dalam rangka musim tanam 2019/2020 DPP telah menyalurkan benih padi gogo varietas Ciherang sejumlah 12,5 ton untuk 500 ha. Kemudian benih padi inbrida 25 ton untuk 1000 ha; dan benih jagung hibrida 75 ton untuk 5000 ha.
“Selain itu juga benih kompensasi puso kekeringan telah tersalur 67,4 ton benih padi untuk 2700 ha. Juga sudah disalurkan benih bantuan BPTP DIY dalam rangka desiminasi varitas unggul sebanyak 4,75 ton benih padi Inpari 30,” beber Bambang.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
