Info Ringan
Pencari Kuliner Malam, Nasi Teri Mbah Dul Gejayan Memanggil
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kulineran di kawasan Jogja memang tak ada habisnya. Salah satu kawasan yang bisa disambangi yakni di Gejayan yang punya aneka makanan legendaris dengan rasa sedap.
Kawasan Jalan Affandi Gejayan, Sleman dikenal sebagai tempat bersejarah bagi kuliner klangenan. Kawasan ini sering disambangi para pelancong yang mencari makanan khas Jogja yang sedap dan murah meriah.
Kebanyakan di jalan ini berderet gudheg-gudheg legendaris saat malam, namun ada pula menu serbuan lainnya. Salah satunya ialah Nasi Teri Gejayan Mbah Dul. Warung makan ini menyajikan berbagai menu masakan rumahan dengan harga ramah kantong. Nasi Teri Gejayan Mbah Dul ini buka mulai pukul 21:00 WIB hingga 04:00 WIB. Walaupun buka pada malam hari, kuliner ini tak pernah sepi pengunjung. Nikmatnya udara malam hari di Kota Jogja dipadukan dengan nikmatnya nasi teri ditambah dengan teh panas adalah hal yang sempurna.

Kuliner nasi teri Mbah Dul ini bisa menjadi alternatif pilihan makanan. Jogja yang terkenal dengan gudegnya yang manis, tentu dengan nasi teri ini yang terkenal pedasnya bisa menjadi pilihan kuliner bagi yang gemar makanan pedas.
Konon, Nasi Teri Gejayan Mbah Dul ini telah berjualan selama lebih dari 40 tahun. Menariknya, semua menu masakan di sini dimasak menggunakan tungku arang. Maka dari itu, cita rasa pada makanan di sini mempunyai ciri khas. Pemilik dari warung makan ini bernama Subagiya, yang tak lain ialah mantu dari Mbah Dul. Ia sendiri merupakan generasi kedua yang berjualan nasi teri ini.


Mulanya, Mbah Dul telah berjualan sejak 1970-an. Setelah lebih dari 20 tahun berjualan dirinya pun kemudian meneruskan tahtanya kepada sang mantu pada April 1992. Tak disangka, peminat nasi teri ini pun semakin meningkat, selalu ada pelanggan baru yang berdatangan.
Meski nama populernya nasi teri, tetapi jenis lauk yang disajikan tidak hanya nasi teri saja. Ada telur, ayam, perkedel kentang, hingga tahu tempe goreng yang siap menggoyang lidah. Sudah terkenal seantero Jogjakarta, nasi teri yang satu ini memang punya segudang lauk pilihan. Para pembeli yang rata-rata mahasiswa yang juga anak kos ini, biasanya memesan satu porsi nasi teri ditambah tambahan lauk lainnya seperti telur dadar, tahu, hingga petai. Harganya pun terjangkau seporsi hanya dibandrol Rp.8.000,- saja. Hmmmm,enyaaaakk!
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
