fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ratusan Wisatawan Tertangkap Tak Kenakan Masker

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Di tengah pandemi seperti sekarang, masyarakat diwajibkan untuk menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya. Namun demikian tingkat kepatuhan masyarakat nampaknya sekarang masih belum maksimal. Pasalnya, masih sering ditemukan masyarakat lokal atau bahkan wisatawan yang tidak menggunakan masker.

Saat ini pengawasan kepada masyarakat dan wisatawan mengenai penerapan protokol khususnya penggunaan masker kembali diperketat. Minggu (16/08/20) kemarin misalnya, di wilayah obyek wisata pantai dilakukan razia masker. Dalam razia tersebut ada ratusan pengunjung yang ditegur dan diminta untuk membuat surat pernyataan.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan, razia masker dilakukan di wilayahnya dari Pantai Pulang Sawal, Kapanewon Tepus sampai di obyek wisata Bukit Paralayang Watu Gupit, Kapanewon Purwosari. Dari ribuan pengunjung yang memasuki obyek wisata ditemui 127 wisatawan yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Berita Lainnya  Tali Penarik Lepas, Mobil Tanpa Sopir Tabrak Pemotor di Jalan Jogja-Wonosari

“Mereka kami minta untuk membuat surat pernyataan yang isinya melanggar aturan pemerintah dan kemudian bersedia menerapkan protokol kesehatan demi antisipasi covid 19,”kata Surisdiyanto.

Dari temuan tersebut, mereka (pengunjung) tidak menggunakan masker karena berbagai alasan, mulai dari tidak memiliki masker, penggunaannya tidak tepat atau bahkan masker hanya disimpan di dalam tas. Dari SAR maupun petugas gabungan sendiri akan terus melakukan patroli jika ditemui pengunjung tidak mematuhi aturan maka akan diberi arahan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono sudah dua pekan terakhir pihaknya melakukan razia masker kepada pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu. Razia ini sesuai intruksi dari Kasat Pol PP terhadap seluruh petugas SAR Satlinmas seluruh DIY untuk melakukan razia masker. Dipilihnya Sabtu dan Minggu lantaran mayoritas obyek wisata ramai di hari libur sedangkan hari biasa juga tetap dilakukan pemantauan.

Berita Lainnya  Mesin Mati di Tanjakan, Truk Tangki Terjun ke Jurang Sedalam 25 Meter

“Mereka yang tidak patuh aturan kami bawa ke Pos SAR untuk membuat surat pernyataan itu,” terangnya.

Kondisi di lapangan sendiri, memang banyak masyarakat yang mulai abai dengan penerapan protokol kesehatan. Misalnya masyarakat ada yang ditemui tidak menggunakan masker, cuci tangan atau bahkan penerapan jaga jarak pun juga mulai jarang dilakukan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler