Pariwisata
Pantai Ngrawah, Destinasi Wisatawan Asri di Saptosari
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pantai Ngrawah adalah salah satu obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul. Meski belum memiliki nama besar layaknya pantaipantai lain, akan tetapi keindahan pantai ini tidak perlu diragukan lagi. Pantai yang berada di Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari patut dikunjungi lantaran masih sepi, sehingga saat datang layaknya ada di pantai milik sendiri.
Salah seorang pengunjung, Yani mengatakan pantai Ngrawah karakteristiknya sama dengan pantai lainnya. Diapit dengan bukit-bukit tinggi yang ditumbuhi pepohonan hijau, batu karang di bibir pantai juga timbul, kemudian pasirnya juga masih tetap pasir putih. Hanya saja, pasir di pantai Ngrawah tidak sekasar dan di pantai lain. Sehingga saat kaki memijak tidaklah terlalu sakit.
“Letaknya tersembunyi, diapit dua bukit tinggi. Sebenarnya hampir sama dengan pantai-pantai lain, ya hanya pasirnya tidak sekasar pantai lain,” kata Yani, Sabtu (17/10/2020).
Untuk sampai di pantai Ngrawah membutuhkan waktu yang agak lama memang. Pengunjung diarahkan mengikuti google maps atau petunjuk jalan yang ada menuju pantai Widodaren. Sampai di pantai tersebut, kendaraan di parkirkan di situ kemudian pengunjung harus berjalan kaki ke arah barat sekitar 200 meter melewati jalan setapak.
Meski agak lama namun tidak perlu khawatir lelah, semua energi yang keluar terbayarkan dengan pemandangan ladang dan perbukitan yang ada. Angin khas pantai yang bertiup juga seolah memanggil wisatawan untuk segera sampai di Pantai Ngrawah.

Setelah beberapa menit melewati jalanan, barulah tiba di bibir pantai yang masih belum banyak aktifitas masyarakat dan pengunjungnya. Deburan ombak mengajak pengunjung untuk segera bermain di pantai ini. Bibir pantainya cukup luas sehingga bisa digunakan untuk veragam aktifitas.
“Luas kok untuk di pasirannya, bisa untuk camping atau bermain-main sesuka hati. Berenang juga bisa karena ombaknya juga lumayan tenang, tapi tetep hati-hati banyak karang soalnya,” tambahnya.
Selain bisa berenang, bagi mereka yang suka memancing juga bisa menyalurkan hobi mereka di sini. Ada beberapa spot mancing yang menjadi favorit para pemancing dengan tantangan tersendiri.
“Ada yang suka mancing di sini juga kok. Kalau untuk waktu yang pas untuk berkunjung pagi atau sore, anginnya seger,” imbuhnya.
Pantai ini belum banyak dikenal oleh para wisatawan. Belum ada pengembangan juga dari pihak tertentu, sehingga fasilitas sangatlah minim. Belum ada warung ataupun kamar mandi, pengunjung wajib membawa bekal sendiri.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
