Connect with us

Pariwisata

Pembukaan Terbatas Pantai Baron dan Kukup, Jalur Timur Akan Ditutup

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pintu masuk kawasan Pantai Baron dan Kukup di Tanjungsari akan segera diuji coba untuk dibuka mulai pekan ini. Meskipun demikian, pembukaan tersebut dilakukan secara sangat terbatas. Selain kedua pantai tersebut, pantai lainnya masih akan dilakukan penutupan untuk kegiatan pariwisata.

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan, pihaknya sudah menetapkan angka pengunjung maksimal untuk 2 pantai tersebut. Adapun pengunjung maksimal yakni 7 ribu pengunjung. Penetapan jumlah tersebut diambil dari setengah wisatawan pada hari sebelum pandemi covid19 ada.

“Perhitungan didasarkan pada asumsi penerapan jaga jarak. Tiap pengunjung harus memiliki ruang pribadi atau jarak satu sama lain sekitar 2 meter persegi,” jelas Harry, Senin (22/06/2020).

Dikatakannya, pihaknya akan mengeluarkan tiket retribusi masuk ke kawasan pantai secara terbatas. Upaya ini dilaksaakan guna mengontrol jumlah wisatawan yang masuk ke wilayah pantai.

“Rencananya pada tanggal 24 Juni ini sudah mulai diujicoba untuk pantai, tapi nanti kami akan kembali memberi informasi lanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama masa uji coba, pantai lain di Gunungkidul akan ditutup selain Pantai Kukup dan Baron. Penjagaaannya pun akan diperketat di mana selain dari.petugas TNI Polri juga akan dibantu masyarakat.

Berita Lainnya  Pantai Selatan Pada Masa Libur Lebaran Kali Ini, Sepi Pengunjung dan Prediksi Dilanda Gelombang Tinggi

“Kami akan maksimalkan di pos retribusi kemudian di pintu masuk masing-masing pantai juga akan dijaga,” jelasnya.

Kendati demikian, perhitungan Dinas Pariwisata ini hanya berlaku bagi Pantai Baron dan Kukup. Seperti yang diketahui, keduanya merupakan pantai yang menjadi percontohan bagi wisata dengan protokol pembiasaan baru atau new normal.

“Bagi pantai lain tinggal mengikuti metode penghitungan dengan asumsi tersebut, sebab luasan tiap pantai kan berbeda-beda,” imbuh Harry.

Ia mengatakan perhitungan tersebut juga sesuai Standar Operasional Prosedur yang mana jumlah kunjungan maksimal 50 persen dari kapasitas. Sebab saat puncak musim liburan, dua pantai tersebut dipadati hingga 40 ribu pengunjung dalam 1 hari.

“Jam operasional pantai yang biasanya dibuka selama 24 jam direduksi menjadi pagi hingga sore. Persisnya mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB,” kata dia.

Kendati demikian pihaknya masih terus akan melaksanakan koordinasi dan evaluasi. Jangan sampai lokasi wisata ini menjadi cluster baru penularan covid19.

Berita Lainnya  SMP Joannes Bosco Yogya Tampilkan Telik Sandi dalam Gelar Budaya

“Jalan ke arah timur yang menuju pantai lain akan ditutup selama masa uji coba. Hal ini untuk memastikan tahap tersebut bisa berjalan sesuai harapan,” papar Harry.

Warga Pokdarwis Pantai Kukup pun secara sukacita menyambut uji coba ini. Senin pagi ini, mereka membersihkan kawasan pantai sebagai wujud kesiapan mereka menyambut para wisatawan.

“Seperti yang kita ketahui sudah tiga bulan ini ekonomi kami masyarakat pesisir mati suri, kami harap uji coba ini kembali membawa berkah untuk kami,” ujar salah satu anggota Pokdarwis Kukup, Muji.

Ia memastikan para pedagang pun sudah memahami protokol kesesahatan penanggulangan covid19. Melalui sosialisasi yang ada para pedagang kini sudah menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan melindurngi diri.

Berita Lainnya  Tak Mau Kehilangan Moment, Pemilik Spot Selfie Terus Bernovasi Demi Tarik Minat Wisatawan

“Kami juga sudah sepakat dalam memberikan pelayanan menggunakan Alat Pelindung Diri, menyediakan tempat cuci tangan bagi wisatawan,” imbuh dia.

Terpisah, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron-Gunungkidul Surisdiyanto menyampaikan para pedagang sudah diminta untuk mengenakan pelindung wajah (face shield) saat uji coba dilakukan.

“Petugas SAR juga akan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat berpatroli,” jelas Suris lewat pesan singkat.

Suris juga mengatakan pihaknya sudah mengatur jalur masuk dan keluar dari masing-masing pantai tersebut secara terpisah. Hal ini untuk menjamin tidak terjadi kerumunan atau penumpukan pengunjung dalam satu jalur.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler