Info Ringan
Lima Fakta Tentang Lemper
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Makanan yang dibungkus dengan daun pisang ini seringkali dipilih menjadi sajian dalam berbagai acara resmi maupun santai. Apakah kamu pernah berpikir kenapa harus lemper yang disajikan? Jawabannya lebih dari itu. Rupanya ada fakta menarik yang melatarbelakangi sehingga sampai saat ini lemper tetap menjadi primadona dalam berbagai kesempatan. Biar lebih jelas, simak ulasannya dari idntimes!
Sejarah
Tidak ada kejelasan siapa dan darimana asal mula lemper diciptakan. Yang jelas makanan ini sangat kental dengan masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dulunya saat harga daging masih terbilang sangat mahal, lemper justru dibuat dengan isian kelapa muda parut yang telah dibumbui. Namun seiring berjalannya waktu, makanan tersebut telah diisi dengan berbagai cincangan daging seperti ayam, sapi, dan ikan.
Filosofi
Pembuatan lemper tersebut merupakan tradisi untuk mengingat kebaikan dari salah satu tokoh yang dianggap berjasa dalam menyelamatkan masyarakat dari pageblug yang melanda. Lemper yang telah dibuat tadi kemudian didoakan bersama-sama. Lalu, dikirab bersama iring-iringan lain yang semakin memeriahkan acara. Dan gak tanggung-tanggung, arak-arakan lemper yang telah dikirab akan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang hadir dalam acara rebo pungkasan tadi.
3.Untuk Sajian Acara Sakral
Fakta yang mengejutkan, bahwa lemper juga kerap kali terlibat dalam upacara sakral di beberapa daerah Jawa. Salah satu yang populer adalah upacara rebo pungkasan yang digelar di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Menariknya, dalam upacara tersebut terdapat kirab lemper raksasa dengan panjang 2,5 meter serta berdiameter 0,5 meter. Selain itu, ada juga arak-arakan lemper ukuran normal yang nantinya juga turut dikirab.
Pembuatan lemper tersebut merupakan tradisi untuk mengingat kebaikan dari salah satu tokoh yang dianggap berjasa dalam menyelamatkan masyarakat dari pageblug yang melanda. Lemper yang telah dibuat tadi kemudian didoakan bersama-sama. Lalu, dikirab bersama iring-iringan lain yang semakin Memeriahkan Acara.
Selalu Hadir Dalam Acara Hajatan
Lemper biasa disuguhkan dalam suatu hajatan, terutama di daerah Jawa. Sebut saja resepsi pernikahan dan acara syukuran. Dalam acara-acara tersebut, kue ini hampir tidak pernah absen. Rasanya yang enak dan digemari oleh semua usia memang cocok untuk dijadikan suguhan. Akan tetapi gak cuma karena kelezatannya, konon lemper merupakan simbol persaudaraan yang mana dengan menyajikan lemper, diharapkan persaudaraan semakin erat. Makna ini diibaratkan dengan tekstur lengket yang dihasilkan oleh ketan.
Sebenarnya, tradisi menyajikan lemper dalam suatu acara sudah ada sejak zaman dahulu. Masyarakat mempercayainya sebagai perlambang rezeki yang terus melekat. Harapannya, sang tuan rumah akan mendapat rezeki yang terus berdatangan pada saat hajatan digelar.
Variasi
Saat ini lemper tidak hanya bisa dinikmati dalam versi originalnya. Namun, banyak sekali versi-versi kekinian yang gak kalah enak. Sebut saja lemper bakar, lemper goreng tepung, dan lemper ketan hitam. Semuanya lezat, cocok dijadikan teman minum teh.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
