Pemerintahan
4 Kapanewon Lunas PBB 100 Persen Sebelum Jatuh Tempo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Realisasi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) di kabupaten Gunungkidul tahun 2023 ini mencapai Rp 23,4 miliar dari target yang telah ditentukan oleh pemerintah yakni sebesar Rp 23,6 miliar. Terdapat 3 kapanewon telah lunas 100 persen dalam melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan pendapatan PBB hingga 30 September atau pada jatuh tempo mencapai Rp 23,4 miliar. Pihaknya tinggal mengejar 200 untuk sesuai dengan target yang telah ditentukan pemerintah. Hingga saat ini, pihaknya terus melakukan penagihan di beberapa wilayah yang agar capaian pendapatan terus mengalami peningkatan.
“Hampir mencapai target dan tetap terus kami lakukan penagihan,” ucap Putro Sapto, Selasa (03/10/2023).
Ia mengatakan, terdapat 52 kalurahan yang lunas. Dari jumlah tersebut ada 4 Kapanewon yang telah lunas 100 persen diantaranya yaitu Patuk, Girisubo, Gedangsari dan Purwosari. Sejumlah upaya dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan PBB P2 tahun ini. Di antaranya, melakukan sosialisasi terhadap wajib pajak.
“Termasuk saat ini kami masih melakukan penagihan pada wajib pajak yang memiliki tunggakan,” imbuhnya.


Beberapa inovasi untuk memudahkan wajib pajak dalam membayarkan kewajiban mereka juga terus diterapkan oleh pemerintah. Adapun pendapatan pajak yang menjadi PAD ini nantinya juga akan kembali ke masyarakat dengan program-program pemerintah yang diterapkan di tahun anggaran selajutnya.
Panewu Girisubo, Slamet Winarno mengatakan, lunasnya PBB P2 Kapanewon Girisubo tak lepas dari campur tangan berbagai pihak. Diantaranya, petugas tagih di kalurahan, di padukuhan serta seluruh elemen masyarakat. Termasuk Kapolsek dan Danposmil yang turut turun melakukan pengawasan dalam penagihan.
“Ini merupakan tahun kedua Girisubo lunas PBB tepat waktu. Tentu kami sebagai yang dituakan merasa bersyukur atas komitmen wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka,” kata Slamet Winarno.
“Kerjasama yang baik memang harus terjalin agar PBB lunas ini bisa dipertahankan dan bisa tepat waktu,” jelasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized4 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa3 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
