Pemerintahan
Pemerintah Gagas Pembangunan Jembatan Penghubung Gunungkidul-Bantul di Atas Kali Oya
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Percepatan pembangunan infratruktur untuk menghubungkan antar kapanewon maupun antar kabupaten terus dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memberikan akses yang mudah bagi warga, di sisi lain juga untuk meningkatkan kesejahteraan. Pasalnya dengan akses jalan yang baik, diharapkan kegiatan ekonomi, misalnya perdagangan atau sektor lain juga terus bergeliat.
Baru-baru ini, pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan Kabupaten Bantul tengah merencanakan pembukaan akses jalan di zona barat. Diharapkan dengan pembukaan jalan ini, kegiatan ekonomi dan lalu lintas penduduk dua kabuaten ini lebih mudah kembali.
Kasubid Lingkungan Hidup dan Pekerjaan Umum, Bidang Fisik dan Prasarana, Bappeda Gunungkidul, Nurudin Araniri mengatakan pemerintah tengah menggagas pembukaan jalan baru. Sebuah jembatan akan dibangun di Kali Oya untuk menghubungkan Kalurahan Banyusoca, Kapanewon Playen dengan Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.
“Masih dalam tahapan perencanaan. Beberapa waktu lalu tim dari Bappeda melakukan survei di titik itu. Jadi jalan Banyusoaca-Dlingo saat ini terhalang Kali Oya, makanya direncanakan pembukaan akses ini,” kata Nurudin, Senin (03/08/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, perencanaan ini nantinya akan diusulkan ke Pemda DIY agar dilakukan tindak lanjut. Adapun latar belakang wacana besar penghubungan dua kabupaten yakni selama ini penduduk di Gunungkidul jika akan pergi ke Dlingo harus memutar jauh melalui jalan di Getas. Padahal dari Banyusoca sebenarnya lebih dekat, namun karena tidak adanya akses maka harus memutar beberapa kilometer.
Dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menggandeng Kalurahan untuk mengetahu lokasi strategis yang akan diusulkan untuk rencana pembangungan jembatan penghubung Kalurahan Banyusuco dan Kebosungu, Kecamatan Dlingo.
Ada dua alternatif lokasi yang diusulkan oleh pemerintah. Untuk yang pertama berlokasi di sebelah barat Balai Kalurahan Banyusuco. Di lokasi ini kondisi jalan eksisting sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda 4 (mobil). Akan tetapi jarak antar tepi sungai cukup lebar, sehingga jika dibangun jembatannya panjang.
“Perbaikan jalan connecting tentu akan dilakukan sering perkembangan yang ada. Harapan kita semoga pembukaan akses ini mampu menjadi pengungkit perekonomian dengan terbukanya akses lalu lintas antara Banyusoco Dlingo,” tambahnya.
Kemudian ada opsi titik kedua yang berjarak 2 kilometer di utara lokasi pertama. Di titik kedua ini memiliki jarak antar tepi sungai yang tidak terlalu lebar namun memiliki kendala yaitu keadaan jalan eksisting menuju lokasi sangat sempit dan curam sehingga perlu upaya teknis untuk mengatasinya.
“Ini masih tahap perencanaan kedepan. Untuk 2021 belum ada kegiatan pembangunan fisik, kita matangkan dulu perencanaan dan persiapan lainnya,” paparnya.
“Harapan kita semoga pembukaan akses ini mampu menjadi pengungkit perekonomian dengan terbukanya akses lalu lintas antara Banyusoco-Dlingo,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
