Kriminal
Ditelfon Dapat Beasiswa, Alumnus SMK Kesehatan Wonosari Jadi Korban Penipuan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jajaran pimpinan SMK Kesehatan Wonosari saat ini tengah dibuat pusing dengan modus penipuan yang mengatasnamakan sekolah mereka. Sedikitnya belasan alumnus SMK Kesehatan Wonosari dihubungi melalui telfon oleh orang tak dikenal dengan modus hendak memberikan beasiswa dari SMK Kesehatan Wonosari. Dalam modus ini, salah seorang alumni sekolah tersebut harus kehilangan uang jutaan rupiah. Pihak SMK Kesehatan Wonosari sendiri secara resmi telah melaporkan kasus ini ke Polres Gunungkidul.
Wakil Kepala SMK Kesehatan Wonosari, Andar Nurjanto menuturkan, pada hari Minggu (03/01/2021) kemarin, belasan mantan siswanya dihubungi oleh nomor tidak dikenal. Para mantan siswa diberikan pengumuman bahwa mereka mendapatkan beasiswa dari sekolah.
“Mereka diberi tahu jika mendapatkan beasiswa dari sekolah, diberi tahu agar orang tua segera menelfon nomor terntentu yang diklaim merupakan nomor Sutarman yang merupakan kepala SMK Kesehatan Wonosari,” ujar Andar, Senin (04/01/2020).
Dari belasan siswa yang dihubungi, dikatakan Andar, ada seorang alumni yang menjadi korban. Alumni tersebut mengaku seperti dihipnotis untuk berjalan ke ATM. Ia diberi kode nomor tertentu dan mentransfer uang sebesar Rp. 1,7 juta kepada penipu.
“Kejadiannya kemarin siang, mantan siswa tersebut tidak sempat konfirmasi ke sekolah dan jalan ke ATM. Ngakunya seperti tidak sadar istilahnya dihipnotis,” kata dia.
Atas kejadian ini, pihaknya kemudian membroadcast pesan kepada seluruh alumni. Bahwa tidak ada beasiswa apapun yang diberikan dari sekolah. Dalam grup alumni ini, sudah ada 15 orang yang melaporkan mendapatkan telfon serupa.
“Kami tegaskan tidak ada beasiswa, sudah kami sampaikan ke grup alumni dan broadcast bahwasanya itu hanya modus penipuan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil dari rapat dari jajaran SMK Kesehatan Wonosari, pihaknya memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Senin pagi tadi, pihaknya secara resmi melaporkan penipuan ini ke Mapolres Gunungkidul. Hingga berita ini dilansir sejumlah alumni yang dihubungi masih dimintai keterangan oleh penyidik Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gunungkidul.
“Kita harap pelaku segera tertangkap,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
