Peristiwa
Buntut Keributan di Tempat Hiburan Malam, Pemuda Dianiaya Mantan Istri dan Kekasihnya
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dit alias Cp (25), warga Kapanewon Ponjong mengalami luka memar dan dan cakaran di sejumlah tubuhnya usai mengalami penganiayaan pada Jumat (01/01/2020) malam lalu. Dit dianiaya oleh mantan istri dan kekasihnya. Tak terima dengan perlakuan yang ia alami itu, Dit memilih untuk melapor ke Polres Gunungkidul untuk dilakukan proses hukum.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Dit mengatakan kejadian bermula saat Jumat malam lalu, ia tengah nongkrong di tempat hiburan malam di wilayah Wonosari. Berselang beberapa waktu, terjadi keributan antar pengunjung yang melibatkan mantan istrinya, A warga Karangmojo. Melihat hal itu, ia lalu melerai dan meminta A untuk tidak ikut campur dalam keributan itu.
“Ada orang yang ribut mereka laki-laki. Saya hanya meminta agar dia (A) tidak ikut campur wong itu urusan laki-laki. Tujuan saya hanya melarang saja,” kata Dit, Minggu (03/01/2021) saat dikonfirmasi.
Namun ternyata mantan istrinya itu justru tidak terima dengan permintaannya. Perempuan tersebut justru membentak Dit dan memukul tubuhnya berkali-kali. Tak sampai di situ saja, A kemudian menelpon pacarnya untuk datang ke tempat hiburan malam.
Berselang beberapa saat, G (pacar A), warga Kapanewon Wonosari datang ke lokasi tersebut. G lantas terlibat keributan dengan Dit. Saat itu Dit berada di dalam mobil posisi di tempat duduk sopir ditarik bajunya hingga robek. Dit lantas keluar dari dalam mobil.
Perlakuan tidak pantas masih terus didapat oleh Dit. Ia justru terus dipukuli oleh kedua sejoli yang telah meradang ini. Ternyata penganiayaan itu kemudian masih terus berlanjut. Dit kembali diminta untuk menemui G dan A di kompleks Alun-alun Wonosari.
“Saat di Alun-alun Pemda itu justru lebih parah. Saya dipukulo dan lalu disuruh nunduk untuk nyium kaki A, kemudian saya ditendang kena di bagian muka. Yang laki-laki juga lari nendang sama mukul saya,” imbuhnya.
Atas kejadian itu ia mengalami luka lebam di bagian muka, bibir sobek, dan mengalami.luka cakaran di bagian dada. Dirinya kemudian melakukan visum di RSUD Wonosari untuk memperjelas luka yang dialami akibat penganiayaan tersebut. Dit mengaku, ia juga sempat dirawat di RS Bethesda Selang lantaran mengalami pusing dan muntah.
“Saya kemarin juga sudah laporan ke Polres Gunungkidul. Sudah dimintai keterangan juga,” papar Dit.
Adapun ia melaporkan A dan G ke Mapolres Gunungkidul atas penganiayaan yang ia dapati. Semula ketiganya sudah dimediasi agar diselesaikan dengan kekeluargaan. Akan tetapi Dit.yang merasa dirugikan dan dijatuhkan harga dirinya menolak untuk berdamai dan tetap melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
“Ada beberapa keterangan dari perempuan itu yang tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
