Connect with us

Pariwisata

Mengunjungi Wisata Air Tertinggi se-DIY

Diterbitkan

pada

Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wisata Embung Batara Sriten langsung menjadi magnet pariwisata di sisi utara Gunungkidul sejak selesai dibangun beberapa tahun silam. Sebuah hal yang memang wajar mengingat panorama yang disuguhkan oleh obyek wisata ini. Berada di ketinggian 887 mdpl, telaga buatan tangan manusia ini menjadi puncak tertinggi di Gunungkidul. Sehingga, dengan berkunjung ke sini, pengunjung tidak hanya memulu disuguhkan dengan pesona pemandangan wisata air saja, melainkan juga pemandangan awan serta gagahnya gunung Batur Agung sebagai latar. Dari sini, pengunjung bisa melihat kawasan Klaten, Sleman maupun Gunungkidul dari ketinggian. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat aktifitas tandem yang dilakukan oleh para pilot paralayang.

Kawasan Embung Batara Sriten yang berada di Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar ini menjadi salah satu tempat landasan paralayang unggulan. Di sini, dinobatkan menjadi salah satu lokasi terbaik untuk penyelenggaraan event paralayang. Ketinggiannya dan medan yang cukup ekstrem, menjadi tantangan tersendiri bagi para pilot paralayang.

Berita Lainnya  Gunungkidul Turun ke Level 2, Pariwisata Bisa Segera Dibuka?

“Kawasan ini sering digunakan untuk latihan. Kalau untuk Sriten memang karakternya berbeda, kelasnya untuk perlombaan paralayang cross country,” kata Purnomo Sumardamto, Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul.

Beberapa kali perlombaan dari berbagai tingkatan diselenggarakan di kawasan Embung Sriten. Untuk angin sendiri paling bagus digunakan untuk tandem berada di bulan Juni sampai dengan Agustus. Meski begitu, para pilot paralayang sering berlatih di hari-hari tertentu. Sehingga wisatawan juga bisa sekaligus melihat aktivitas ini.

“Kalau untuk wisatawan yang tandem belum banyak di sini,” imbuh dia.

Wisata minat khusus ini tengah digarap serius oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Diharapkan ke depan, wisata tersebut mampu lebih mengenalkan potensi wisata serta menggerakan ekonomi masyarakat khususnya di sektor utara. Sehingga kunjungan wisatawan tidak menumpuk di kawasan pantai berpasir, melainkan juga kawasan lainnya. Selain itu juga tentunya untuk menambah lengkap khasanah pariwisata di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Uji Coba Tahap Kedua, Ini Sejumlah Obyek Wisata Yang Segera Dibuka Kembali

Adanya wisata Embung Batara Sriten yang sejak dulu diminati oleh wisatawan lokal dan luar daerah ini mampu merubah opini orang luar mengenai Gunungkidul. Dulu Bumi Handayani dikenal dengan daerah gersang lantaran berada di daerah pegunungan sehingga sulit mendapatkan air. Namun seiring berkembangnya waktu, banyak munculnya wisata tirta di atas pegunungan sehingga mampu menggeser pandangan itu. Embung Batara Sriten ini sendiri telah ditetapkan menjadi embung tertinggi di wilayah DIY.

Obyek ini juga cocok untuk menghabiskan waktu dan membuang penat di kepala. Terlebih jika pengunjung bercamping, maka akan merasakan sensasi yang berbeda. Menikmati keeksotisan matahari yang berangsur tenggelam seolah membawa cerita tersendiri. Dipastikan akan menjadi waktu yang berkesan dan tak terlupakan menghabiskan waktu sore di atas Embung Batara Sriten.

Berita Lainnya  Diorama Arsip Jogja Sediakan Layanan QRIS untuk Pengunjung

Pada malam hari meski sangat sunyi, namun seolah pengunjung tak merasakan sendiri. Dari atas dapat melihat gemerlap lampu milik warga sekitar Kecamatan Nglipar dan Kota Klaten yang terlihat begitu ramai. Pagi harinya juga dapat menikmati sunrise yang begitu mempesona.

“Pernah ke Embung Sriten dan memang bagus sekali pemandangannya. Kita bisa melihat sebagian wilayah Nglipar dari ketinggian, suasananya nyaman kemudian seger juga,” ucap Ana, warga Semanu yang pernah berkunjung ke Embung Sriten.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler