Pariwisata
Sambut Libur Panjang, Dinpar Ingatkan Wisatawan Patuhi Protokol Kesehatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada akhir Oktober ini tepatnya pada momentum Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 28 mendatang disertai dengan libur cuti bersama dan libur akhir pekan. Menyikapi hal itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul melakukan perisapan menyambut potensi meningkatnya kunjungan wisata di tengah pandemi.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono memperkirakan, wisata pantai akan tetap menjadi primadona. Pihaknya juga telah meminta dukungan berupa tambahan personil lintas sektoral untuk mendisiplinkan wisatawan.
“Kami meminta dukungan tambahan dari Polri, TNI, Dishub, Puskesmas, SAR dan juga Sat Pol PP agar wisatawan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” kata Harry, Jumat (23/10/2020).
Pihaknya meminta tambahan sebanyak 100 personil dari instansi tersebut. Dengan harapan para wisatawan yang berkunjung ke Bumi Handayani tetap aman dan tidak ada cluster penularan.
“Kami standby 50 orang per hari di lokasi-lokasi wisata primadona misalnya di lokasi pantai,” kata Harry.

Saat disinggung mengenai target PAD, Harry sendiri mengatakan, selama masa ujicoba, pembatasan wisatawan di obyek wisata masih dilakukan. Ia memberi contoh, dalam satu hari Gunung Api Purba Nglanggeran yang tadinya dapat menampung 1.500 wisatawan per hari dibatasi hanya 750 wisatawan.
“Jadi kami tidak bisa menargetkan PAD selama libur cuti bersama, yang terpenting adalah wisatawan aman dari penularan covid19,” jelas dia.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, target PAD dari sektor wisatawa di Gunungkidul pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini menjadi Rp 13,9 miliar. Dari jumlah tersebut, pihaknya sudah mengumpulkan Rp 10,5 miliar.
“Sejauh ini belum ada penularan di lokasi wisata akan kami pertahankan dengan mendisiplinkan wisatawan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan pada diri mereka masing-masing,” tandas Asti.
“Kami optimis ya PAD pasca Pandemi ini dapat terpenuhi, meskipun kemarin ada isu tsunami namun kami rasa cuti akhir tahun pengganti libur lebaran akan menggenjot pendapatan,” papar Asti.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
