Uncategorized
Ditinggal Pertemuan, Ranti Gantung Diri di Emperan Rumah
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi gantung diri kembali terjadi di Gunungkidul. Pada Sabtu (22/05/2021) malam tadi, Ranti (68) warga Padukuhan Suru, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di emperan belakang rumahnya. Hingga berita ini dilansir, belum diketahui secara pasti motif korban melakukan aksi ini.
Kapolsek Ngawen, AKP Parliska saat dikonfirmasi mengungkapkan, aksi bunuh diri yang dilakukan Ranti ini pertama kali diketahui oleh Parno Sukismo, yang tak lain merupakan suami korban sendiri. Korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB. Saat ditemukan, Ranti sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Diceritakan Parliska, pada malam tadi, Parno pergi meninggalkan rumah untuk menghadiri pertemuan kelompok di balai padukuhan setempat. Saat itu, tak ada kecurigaan dari Parno yang meninggalkan Ranti di rumah sendirian. Hal ini lantaran, sebelumnya tidak ada tindak-tanduk yang mencurigakan dari korban.
Usai menghadiri pertemuan tersebut, Parno lantas pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, saksi langsung mencari istrinya. Parno sendiri mulai curiga lantaran saat dicari maupun dipanggil, Ranti tak kunjung merespon. Parno yang merasa ada yang tak beres kemudian melakukan pencarian di seantero rumahnya. Namun, Ranti tak kunjung ditemukan.
Pencarian sendiri lalu dilanjutkan ke luar rumah, tepatnya di belakang rumah. Hanya berselang beberapa waktu, akhirnya Ranti berhasil ditemukan. Namun begitu, Parno harus mendapati kenyataan lantaran sang istri ditemukan dalam kondisi kaku tergantung di seutas tali.

“Sebelum ditinggal suaminya pertemuan, korban hanya tiduran di tempat tidurnya,” kata AKP Parliska, Sabtu malam.
Melihat hal mengerikan ini, Parno lantas berteriak meminta pertolongan warga. Tak berselang lama, warga yang mendengar teriakan tersebut lantas berdatangan untuk melihat apa yang terjadi.
Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian gantung diri ini ke Mapolsek Ngawen dan Puskesmas setempat. Sejumlah petugas dari Polsek Ngawen maupun Puskesmas Ngawen lantas mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi serta pemeriksaan. Adapun dari hasil pemeriksaan, petugas tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Di tubuh korban sendiri, tepatnya di bagian leher, terdapat luka bekas. Selain itu, ciri-ciri yang didapati petugas sendiri identik dengan korban gantung diri. Di mana di dubur mengeluarkan kotoran dan lidah menjulur tergigit.
“Korban murni meninggal gantung diri. Sebelum kejadian informasi yang kami terima tidak ada permasalahan,” imbuhnya.
Setelah selesai pemeriksaan jenazah kemudian diserahkan kepihak keluarga untuk dilakukan pemakaman sesuai dengan adat yang berlaku.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
