Peristiwa
Rem Motor Mendadak Blong, Bocah SD Tewas Usai Terjun ke Atap Rumah Warga
Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib naas dialami oleh Sindy Asyifa Zahrani (07) warga Kembang (01/03), Melikan, Ngrongkop. Bocah yang masih duduk di kelas 1 SD ini tewas dengan luka di sekujur tubuhnya setelah mengalami kecelakaan di jalan tak jauh dari rumahnya pada Kamis (10/06/2021) pagi tadi. Sepeda motor yang ditumpangi Sindy bersama Novi, ibunya terjun ke pekarangan rumah warga. Diduga kuat, kecelakaan maut ini dipicu oleh kendaraan yang ditumpangi mendadak mengalami rem blong.
Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Anton menceritakan, kejadian bermula saat Novi dan Sindy berboncengan dari rumah menuju arah Balai Kalurahan Melikan. Tepat di pertigaan di mana kondisi jalan menikung dengan turunan curam, sepeda motor Yamaha Mio AB 5773 IM yang dikendarai Novi tiba-tiba mengalami rem blong. Kondisi ini tentunya membuat Novi panik dan tak bisa mengendalikan laju kendaraan.
Sepeda motor terus melaju di jalan kecil tersebut tanpa bisa dikendalikan. Sepeda motor baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan kemudian terjun ke pekarangan rumah warga sedalam 6 meter dari jalan.
“Lokasi kejadian kondisi jalan memang menurun, sehingga sepeda motor lantaran rem blong melaju dengan kecepatan cukup tinggi tanpa bisa dikendalikan,” kata Anton, Kamis siang.
Menurut Anton, saat terjun ke pekarangan warga tersebut, sepeda motor dan pengendara sempat menimpa atap rumah. Kedua pengendara sendiri mengalami luka cukup parah akibat insiden ini. Bahkan, Sindy kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas.

“Berdasarkan keterangan dari warga, saat kejadian Novi hendak mengantarkan anaknya ke sekolah,” beber dia.
Sementara itu, Kapolsek Rongkop AKP Edi Ganefiono menambahkan, korban atas nama Sindy mengalami luka menganga pada bagian leher. Luka inilah yang kemudian membuat yang bersangkutan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara untuk kondisi Novi, mengalami sejumlah luka diantaranya lecet di bagian kaki kanan dan kiri serta luka terbuka di bagian kening. Novi sendiri selamat dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Rongkop.
“Karena jalan cukup curam kami imbau masyarakat yang melintas selalu memperhatikan kondisi kendaraannya,” tandas Edi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
