Sosial
Program Vaksinasi LKNU DIY di GOR Siyono Sasar 2000 Orang
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kamis (19/08/2021) siang tadi, Nahdlatul Ulama (NU) menggelar program vaksinasi bagi masyarakat Gunungkidul. Kegiatan ini adalah bentuk dukungan ormas keagamaan terbesar di Indonesia ini dalam upaya agar segera tercapainya herd immunity di masyarakat melalui program vaksinasi. Pada event yang bertempat di GOR Siyono ini, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) DIY menyasar 2.000 orang.
Ketua LKNU DIY, Achmad Ali Mahfud, mengungkapkan kegiatan tersebut dilakukan secara roadshow di tiap Kabupaten dan Kota di DIY. Dalam pelaksanaannya, pihaknya menggandeng beberapa instansi lain seperti Polda DIY, Polres Gunungkidul, Kodim 0730 Gunungkidul, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, serta sayap organisasi NU lainnya.
“Kegiatan vaksinasi ini roadshow ya, sebelumnya sudah di Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta,” jelas Ali, Kamis siang.
Lebih lanjut, lantaran masyarakat yang hadir mencapai ribuan orang, pihaknya memang melakukan persiapan khusus. Arus masyarakat yang masuk dan keluar dapat diatur dengan tertib sehingga tidak menimbulkan desak-desakan antar masyarakat. Dalam vaksinasi, LKNU menggunakan vaksin jenis sinovac. Sebelumnya LKNU telah mengadakan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat di Kapanewon Gedangsari pada 14 Agustus 2021 lalu.
“Jadi target kami hari ini 2.000 dosis, dari data tadi pendaftar sudah melebihi target. Kelebihan target akan kami masukkan cadangan jika nantinya ada yang tidak bisa melakukan vaksinasi,” sambungnya.

Ia berharap gencarnya vaksinasi di tiap lapisan masyarakat ini maka nantinya akan segera tercapainya herd immunity secara komunal. Hal itu tentunya menjadi penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala dan dapat mengurangi dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat covid19. Selain itu, pihaknya juga berupaya melawan hoaks terkait covid19 yang kerap beredar di kalangan masyarakat dengan selalu meningkatkan partisipasi tokoh agama.
“Dalam hal ini kami mencoba menjembatani dan memberikan solusi bagi pemerintah dan nakes dalam mengalokasikan vaksin agar tercapainya herd immunity. Serta peran tokoh agama sangat penting untuk meyakinkan masyarakat terkait pentingnya vaksinasi,” bebernya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan jika Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus menggencarkan vaksinasi di Gunungkidul. Dalam pelaksanaannya, ia mengapresiasi jika ada organisasi-organisasi yang turut menyukseskan kegiatan vaksinasi untuk tercapainya herd immunity. Saat ini, telah lebih dari 200.000 warga Gunungkidul yang divaksin.
“Kalau masyarakat sudah menaati kebijakan pemerintah, protokol kesehatan dijalankan, mengikuti vaksinasi, harapannya dapat beraktifitas normal kembali dan ekonomi kita semakin membaik,” pungkasnya. (Roni)
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
