Connect with us

Pemerintahan

Sebut Pembisik Kuasai Rotasi Mutasi Pejabat, GCW: Gunungkidul Era Baru Itu Omong Kosong!

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa waktu mendatang, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Gunungkidul dikabarkan akan dirotasi. Kebijakan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di era Bupati Sunaryanta yang telah lebih dari setengah tahun ini memimpin Gunungkidul. Rumor perihal nama-nama pejabat-pejabat yang menduduki jabatan baru telah santer beredar di kalangan masyarakat. Dikabarkan, prosesi pelantikan sendiri tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementrian Dalam Negeri. Nantinya, selepas proses rotasi dan mutasi ini, Pemkab Gunungkidul akan melanjutkan dengan proses seleksi terbukan Jabatan Tinggi Pratama (JTP) untuk OPD-OPD yang lowong lantaran adanya pejabat yang pensiun atau menempati tugas baru.

Rumor rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Gunungkidul ini ditanggapi keras oleh LSM Gunungkidul Corruption Watch (GCW). Keputusan Bupati Sunaryanta berkaitan pemilihan pejabat ini dituding penuh dengan intrik dan kepentingan dari oknum-oknum yang justru berasal dari luar lingkup pemerintahan.

Berita Lainnya  Dukung Penuh Pertanian Garam di Pantai Sepanjang, Sri Sultan Persilahkan Para Petani Gunakan Lahan Sultan Ground

Ketua GCW, Muhammad Dadang Iskandar menyebut, pihaknya telah mendengar adanya keputusan Bupati berkaitan dengan rotasi dan mutasi sejumlah personel di Pemkab Gunungkidul. Menurutnya, proses mutasi dan rotasi semacam ini, sangat wajar dilakukan oleh Bupati, terutama yang baru menjabat seperti Sunaryanta. Namun yang disayangkan, ia mendapatkan banyak kabar hingga keluhan perihal ada banyaknya pejabat titipan.

Dilanjutkannya, berdasarkan kabar yang ia dengar, para pejabat ini banyak merupakan hasil bisikan dari orang-orang yang justru di luar lingkup pemerintah.

“Ya dari lingkungan orang dalam Bupati lah, saya ndak perlu sebut nama-namanya,” tandas Dadang kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (19/08/2021) petang tadi.

Ketua Gunungkidul Corruption Watch, Muhammad Dadang Iskandar

Adanya keterlibatan orang-orang dari luar lingkup pemerintahan ini menurutnya adalah kerugian untuk Bupati Gunungkidul dan juga masyarakat Gunungkidul. Hal ini lantaran, ia meyakini bisikan-bisikan maupun rekomendasi ilegal semacam ini akan sarat dengan kepentingan. Bahkan, bukan tidak mungkin apabila dalam prosesnya, melibatkan transaksional.

Berita Lainnya  Layanan Mulai Dioperasikan Secara Penuh, Dispensasi Keterlambatan Perpanjangan SIM Tak Lagi Berlaku

Idealnya, Bupati maupun orang-orang di sekitarnya harus menjauhkan pertimbangan like and dislike, permainan bisikan dalam pertimbangan memilih para pembantunya, terutama yang memiliki kewenangan kebijakan. Orang-orang yang layak, pantas dan memiliki kemampuan serta tak memiliki uang, tak akan bisa merengkuh jabatan. Padahal, justru orang-orang semacam ini yang nantinya potensial untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan pro rakyat.

“Artinya bukan tidak mungkin ada aktifitas ider besek dari oknum-oknum dengan janji akan dipilih menjadi pejabat tertentu. Ini banyak keluhan yang sudah saya dengar ya baik dari kalangan internal pemerintahan maupun luar pemerintahan,” lanjut dia.

Dikhawatirkannya, dengan dalih balas jasa, para pejabat hasil proses ilegal ini justru akan jauh dari kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Kebijakan yang dibuat, termasuk di dalamnya program-program maupun proyek-proyek adalah murni untuk bisnis dan keuntungan materi bagi kalangan luar tersebut.

Berita Lainnya  Kesulitan Ekonomi, Ribuan Pasangan Bercerai Selama Pandemi

“Kalau sudah semacam ini, Gunungkidul Era Baru yang digaung-gaungkan hanya omong kosong. Termasuk juga Gunungkidul Membangun untuk siapa? Untuk kalangan tertentu?,” ketusnya.

Indikasi adanya kecurigaan ini menurutnya sangat besar. Hal ini lantaran, nama-nama pejabat eselon II yang saat ini rumornya santer akan menduduki jabatan baru sudah lama ia dengar. Dan nama-nama ini dikenal cukup dekat dengan orang-orang lingkaran dalam Bupati.

“Ini adalah rotasi mutasi yang pertama di era Bupati Sunaryanta. Kita bisa lihat nanti ke depan Gunungkidul akan seperti apa dari keputusan ini. Kalau masih kental adanya permainan, saya pesimis Gunungkidul bisa maju,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler