Pemerintahan
Kasus Terus Melandai, Tinggal 2 RT di Gunungkidul Yang Masuk Zona Merah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus terkonfirmasi positif covid19 di Kabupaten Gunungkidul sejak sepekan terakhir terus menunjukkan penurunan yang signifikan. Data yang ada, setiap harinya kasus terkonfirmasi positif bertambah kisaran 40 orang sampai dengan 70 orang. Jumlah ini kemudian diimbangi dengan tingkat kesembuhan yang cukup tinggi. Sehingga kemudian, jumlah total kasus positif dalam perawatan juga terus mengalami penurunan. Ini menjadi sebuah perkembangan yang bagus setelah pada periode Juli 2021 lalu kasus penambahan kasus maupun kematian harian meningkat tajam.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, data hari Senin (30/08/2021) ini, terdapat penambahan kasus sebanyak 36 orang terpapar covid19 dan kasus meninggal bertambah 4 orang. Dengan demikian total selama pandemi terjadi ada 17.259 orang terpapar covid19 yang rinciannya 15.553 orang dinyatakan sembuh, 728 orang masih menjalani isolasi mandiri dan 978 orang meninggal dunia akibat virus tersebut.
“BOR (Ketersediaan Tempat Tidur) di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 33,75 persen,” ucap Dewi Irawaty, Senin petang.
Lebih lanjut, berdasarkan data yang ada, kasus terkonfirmasi positif memang terus melandai. Dari beberapa pekan lalu yang puncaknya mencapai ratusan kasus bahkan rumah sakit selalu penuh serta sempat krisis oksigen, saat ini berangsur lengang. Di Gunungkidul sendiri, untuk sementara hanya 2 RT yang masuk zona merah, zona oranye sebanyak 12 RT, zona kuning ada 503 RT dan zona hijau ada 6337 RT.
“Hari ini kita lakukan update lagi bagaimana perkembangan zonasi penyebaran covid19 di wilayah Gunungkidul,” ujarnya.
Meski jumlah kasus terus melandai, pemerintah sendiri tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menaati aturan dan protokol kesehatan di manapun berada. Dia menyebut jika sebenarnya pengendalian berada di tangan masyarakat dan tenaga medis bertugas melakukan penanganan.
Para pasien covid19 di Gunungkidul sendiri mayoritas melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sebab mereka lebih merasa nyaman di rumah sendiri dari pada melakukan isolasi di shelter yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Bidang Kesejahteraan Dinas Sosial Gunungkidul, Suyatin menambahkan, untuk saat ini shelter Wanagama beberapa hari lalu terisi 7 orang pasien positif covid19. Penanganan dan pemantauan terus diberikan kepada para pasien tersebut. Selama masa pemanfaatan, Wisma Wanagama ini ada 10 pasien yang menjalani perawatan di lokasi tersebut.
“Kalau untuk shelter di Petir Rongkop sekarang kosong. Tetapi pernah sampai 19 pasien yang dirawat di shelter ini,” kata Suyatin.
Menurutnya, di Shelter Petir tersebut bisa digunakan untuk pasien dari Kalurahan lainnya. Namun sekarang lebih banyak dari warga Petir karena pertimbangan akses jarak dan lainnya. Selama ini memang pasien lebih nyaman isolasi mandiri di rumah meskipun resikonya besar.
“Ya memang sebagian besar lebih memilih di rumah masing-masing. Untuk sekarang pasien positif juga berkurang. Kami sampaikan juga ke puskesmas-puskesmas untuk mengirimkan pasien pos nya yang bergejala ringan ke shelter wanagama,” imbuh dia.
Pemerintah sendiri mendorong agar masyarakat mau menjalani isolasi di shelter sebab dari segi fasilitas sudah sangat mumpuni yang disediakan oleh pemkab. Begitu pula dengan sarana prasarana yang ada. Pantauan yang dilakukan juga rutin serta shelter ini hanya diperuntukkan bagi pasien dengan gejala ringan saja dan tanpa komorbid.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
