fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Khusus Untuk Penanganan Covid, Ratusan Kalurahan Telah Cairkan BKK Danais

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Lebih dari 100 Kalurahan di Gunungkidul telah menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk penanggulangan covid19. BKK tersebut dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kalurahan untuk berbagai keperluan penaganan covid di wilayah. Termasuk dalam hal ini, pemakaman dengan protokol kesehatan hingga pemberian bantuan bagi warga yang sedang isolasi mandiri.

Kepala Bidang Bina Ideologi dan Ketahanan Nasional, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul, Irma Madyastuti menuturkan, hingga saat ini, sebanyak 119 Kalurahan di Gunungkidul telah menerima BKK Danais dengan jumlah yang berbeda-beda. Adapun untuk BKK Danais ini, pemanfaatannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan penanggulangan covid19 di tiap Kalurahan.

“Ada 119 Kalurahan yang sudah menerima BKK, 8 Kalurahan sebentar lagi menerima BKK, yang masih revisi proposal ada 17 Kalurahan,” papar dia, Senin (30/08/2021).

Adapun besaran BKK yang diterima kalurahan yang belum memiliki program Jaga Warga hanya menerima Rp. 50 juta. Sementara untuk kalurahan yang telah memiliki program Jaga Warga berhak menerima Rp 75 juta. Nominal tersebut masih bisa bertambah sejumlah Rp 5 juta apabila kalurahan tersebut memiliki fasilitas shelter terpadu untuk isoman.

“Total keseluruhan BKK bagi Kalurahan di Gunungkidul sebesar Rp 8.435.000.000,” tambahnya.

Adanya sejumlah Kalurahan yang belum dapat mencairkan BKK menurutnya bukan menjadi persoalan. Ia meyakini dalam waktu dekat ini, seluruh kalurahan akan segera dapat mencairkan BKK setelah proposal selesai diperbaiki.

“Biasanya perbaikan di administrasi ya, seperti kurang sinkronnya tiap bagian di proposal,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Girisuko, Kapanewon Panggang, Jamin Paryanto, melaporkan bahwa pihaknya sudah menerima BKK Danais sejak beberapa waktu yang lalu. Sesuai aturan yang berlaku, ia menyampaikan penggunaan anggaran tersebut telah diplotkan untuk menangani covid19 di wilayahnya. Diantaranya adalah penyediaan suplemen vitamin, alat pelindung diri, pemulasaraan dan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan.

“Sudah menerima dananya, kebetulan di Kalurahan Girisuko tidak ada Jaga Warga,” bebernya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Piyaman, Kapanewon Wonosari, Tugino, ia menyampaikan jika pihaknya juga telah menerima BKK Danais pada beberapa waktu lalu sejumlah Rp. 50 juta.

“Dana BKK sudah kami terima sebesar Rp. 50 juta, di Kalurahan Piyaman memang belum ada Jaga Warga,” jelasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler