Pemerintahan
Khusus Untuk Penanganan Covid, Ratusan Kalurahan Telah Cairkan BKK Danais
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lebih dari 100 Kalurahan di Gunungkidul telah menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Dana Keistimewaan (Danais) untuk penanggulangan covid19. BKK tersebut dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kalurahan untuk berbagai keperluan penaganan covid di wilayah. Termasuk dalam hal ini, pemakaman dengan protokol kesehatan hingga pemberian bantuan bagi warga yang sedang isolasi mandiri.
Kepala Bidang Bina Ideologi dan Ketahanan Nasional, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul, Irma Madyastuti menuturkan, hingga saat ini, sebanyak 119 Kalurahan di Gunungkidul telah menerima BKK Danais dengan jumlah yang berbeda-beda. Adapun untuk BKK Danais ini, pemanfaatannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan penanggulangan covid19 di tiap Kalurahan.
“Ada 119 Kalurahan yang sudah menerima BKK, 8 Kalurahan sebentar lagi menerima BKK, yang masih revisi proposal ada 17 Kalurahan,” papar dia, Senin (30/08/2021).
Adapun besaran BKK yang diterima kalurahan yang belum memiliki program Jaga Warga hanya menerima Rp. 50 juta. Sementara untuk kalurahan yang telah memiliki program Jaga Warga berhak menerima Rp 75 juta. Nominal tersebut masih bisa bertambah sejumlah Rp 5 juta apabila kalurahan tersebut memiliki fasilitas shelter terpadu untuk isoman.
“Total keseluruhan BKK bagi Kalurahan di Gunungkidul sebesar Rp 8.435.000.000,” tambahnya.

Adanya sejumlah Kalurahan yang belum dapat mencairkan BKK menurutnya bukan menjadi persoalan. Ia meyakini dalam waktu dekat ini, seluruh kalurahan akan segera dapat mencairkan BKK setelah proposal selesai diperbaiki.
“Biasanya perbaikan di administrasi ya, seperti kurang sinkronnya tiap bagian di proposal,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Girisuko, Kapanewon Panggang, Jamin Paryanto, melaporkan bahwa pihaknya sudah menerima BKK Danais sejak beberapa waktu yang lalu. Sesuai aturan yang berlaku, ia menyampaikan penggunaan anggaran tersebut telah diplotkan untuk menangani covid19 di wilayahnya. Diantaranya adalah penyediaan suplemen vitamin, alat pelindung diri, pemulasaraan dan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan.
“Sudah menerima dananya, kebetulan di Kalurahan Girisuko tidak ada Jaga Warga,” bebernya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Piyaman, Kapanewon Wonosari, Tugino, ia menyampaikan jika pihaknya juga telah menerima BKK Danais pada beberapa waktu lalu sejumlah Rp. 50 juta.
“Dana BKK sudah kami terima sebesar Rp. 50 juta, di Kalurahan Piyaman memang belum ada Jaga Warga,” jelasnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
